Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat emas dan emas perhiasan menjadi komoditas yang paling dominan mendorong inflasi sepanjang tahun 2025.
Komoditas ini tercatat 11 kali muncul sebagai penyumbang utama inflasi bulanan, menjadikannya faktor paling konsisten dalam pembentukan inflasi nasional.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa inflasi kumulatif hingga Desember 2025 atau secara year-to-date mencapai 2,92%. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi kumulatif pada periode Desember 2021 hingga 2024, kecuali pada tahun 2022.
Baca Juga: Inflasi Desember di Wilayah Bencana Sumatra Naik, Ini Penyebabnya
"Secara umum, selama Januari hingga Desember 2025, komoditas dari komponen harga bergejolak dan komponen inti memiliki frekuensi yang lebih sering muncul sebagai komoditas utama penyumbang inflasi bulanan," Ujar Pudji dalam Konferensi Pers, Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, emas dan emas perhiasan tercatat memberikan andil inflasi tahunan terbesar.
Komoditas ini tercatat menjadi penyumbang utama inflasi bulanan sebanyak 11 kali dalam satu tahun, menjadikannya faktor dominan dalam pembentukan inflasi nasional.
"Komoditas ini menjadi komoditas utama penyumbang inflasi bulanan sebanyak 11 kali di tahun 2025," katanya.
Selanjutnya: Hasil Liga Inggris & Fakta Menarik Man City vs Chelsea Seri 1-1
Menarik Dibaca: Promo HokBen Spesial Musim Hujan, Beli Hoka Ramen Gratis Bubur Hangat Khas Jepang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













