kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Hadi Poernomo bisa dijerat pasal pencucian uang


Selasa, 22 April 2014 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melalukan transaksi keuangan di kantor cabang BNI Tangerang Selatan, Rabu (9/2). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/09/02/2022.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo, termasuk menelusuri harta-harta miliknya. Bahkan lembaga antirasuah tersebut membuka peluang untuk menjerat Hadi dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Tidak tertutup kemungkinan nanti kalau ada unsur TPPU-nya kami masuk ke sana," kata Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas kepada wartawan di Kantor KPK, Jakarta, Selasa (22/4).

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Hadi yang diakses melalui laman acch.kpk.go.id, tercatat harta kekayaan yang dimilikinya mencapai Rp 38,8 miliar. Hadi tercatat memiliki sejumlah harta bergerak dan tidak bergerak yang hampir seluruhnya diperoleh dari hasil hibah.

Hadi tercatat memiliki lahan dan bangunan di Los Angeles, Amerika Serikat dari hasil hibah senilai Rp 564 juta. Namun, ada yang aneh dalam LHKPN Hadi tersebut. Ia tak tercatat memiliki harta bergerak berupa kendaraan dan alat transportasi.

Namun demikian, hingga kini KPK belum sampai kepada menelusuri asal-usul harta kekayaan Hadi tersebut. "Kami belum masuk kesana," tambah Busyro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×