kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Geram pemerintah dituding istimewakan China, Luhut: Perlakuan ke investor asing sama


Kamis, 30 Januari 2020 / 19:46 WIB
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

"Kita pakai Morowali sebagai contohnya. Kita pakai anak-anak Indonesia tidak cukup, akhirnya kita pakai di luar. Tetapi kita bangunlah politeknik, dosennya dari ITB yang senior, yang bayar pemerintah dan perusahaan, nanti tempat praktiknya di perusahaan itu," jelas Luhut.

Menurut Luhut, dengan calon tenaga kerja yang sudah dilatih di politeknik tersebut akan menggantikan tenaga kerja asing tadi. Dia mengatakan, proses inilah yang membutuhkan waktu, mengingat tidak ada politeknik dengan kualitas baik di luar Jawa.

Baca Juga: Besaran investasi Softbank untuk ibu kota baru akan diputuskan Februari

Lebih lanjut, Luhut juga menerangkan pemerintah tengah mendorong investasi secara business to business (B2B) mengingat pemerintah tidak ingin rasio utang lebih dari 30% dari PDB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×