kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.851   8,00   0,05%
  • IDX 8.204   -60,99   -0,74%
  • KOMPAS100 1.156   -11,71   -1,00%
  • LQ45 828   -11,16   -1,33%
  • ISSI 294   -1,60   -0,54%
  • IDX30 431   -4,38   -1,01%
  • IDXHIDIV20 516   -5,50   -1,06%
  • IDX80 129   -1,42   -1,09%
  • IDXV30 142   -0,82   -0,57%
  • IDXQ30 139   -1,92   -1,36%

Geram pemerintah dituding istimewakan China, Luhut: Perlakuan ke investor asing sama


Kamis, 30 Januari 2020 / 19:46 WIB
Geram pemerintah dituding istimewakan China, Luhut: Perlakuan ke investor asing sama
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

"Kita pakai Morowali sebagai contohnya. Kita pakai anak-anak Indonesia tidak cukup, akhirnya kita pakai di luar. Tetapi kita bangunlah politeknik, dosennya dari ITB yang senior, yang bayar pemerintah dan perusahaan, nanti tempat praktiknya di perusahaan itu," jelas Luhut.

Menurut Luhut, dengan calon tenaga kerja yang sudah dilatih di politeknik tersebut akan menggantikan tenaga kerja asing tadi. Dia mengatakan, proses inilah yang membutuhkan waktu, mengingat tidak ada politeknik dengan kualitas baik di luar Jawa.

Baca Juga: Besaran investasi Softbank untuk ibu kota baru akan diputuskan Februari

Lebih lanjut, Luhut juga menerangkan pemerintah tengah mendorong investasi secara business to business (B2B) mengingat pemerintah tidak ingin rasio utang lebih dari 30% dari PDB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×