kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Gencar razia software bajakan


Jumat, 11 Oktober 2013 / 08:45 WIB
ILUSTRASI. Seorang perempuan mengalami rambut rontok parah.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Polri dan Business Software Alliance (BSA) Indonesia gencar merazia software ilegal di kalangan perusahaan. Sepanjang Februari–September 2013 mereka mengadakan 50 kali razia dan berhasil menyita barang bukti software bajakan senilai US$ 1,5 juta atau Rp 16,6 miliar.

Razia berlangsung di kompleks perindustrian di Jawa Barat seperti Cikarang Utara, Cileungsi, Citeurup, Subang, Purwakarta, Bogor, dan dan Cilegon Banten. Operasi yang sama juga digelar di Pulau Batam, Denpasar (Bali), Surabaya dan Malang (Jawa Timur) dan DKI Jakarta.

Dari hasil razia, perusahaan pengguna produk bajakan sangat beragam seperti perbankan, otomotif, manufaktur, percetakan, hingga pengelolaan air limbah. "Sekitar 90%-95% software di perusahaan itu ilegal," kata Kepala BSA Indonesia, Zain Adnan, Kamis (10/10) sembari menyebut jumlah pelanggaran bisa jauh lebih besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×