kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Fraksi Partai Gerindra minta kurs rupiah Rp 6.500, mungkinkah?


Rabu, 10 Juli 2019 / 12:54 WIB
Fraksi Partai Gerindra minta kurs rupiah Rp 6.500, mungkinkah?


Reporter: Grace Olivia | Editor: Herlina Kartika Dewi

Yang terpenting, pemerintah fokus memperkuat nilai tukar rupiah secara bertahap dan fundamental. Hal itu hanya bisa dicapai dengan perbaikan struktural pada perekonomian Indonesia. 

“Kembali lagi ke persoalan defisit transaksi berjalan (CAD) kalau mau menguatkan nilai tukar rupiah secara fundamental. Bagaimana kita mampu menarik investasi asing langsung (FDI) berorientasi ekspor, meningkatkan produktivitas industri dan tenaga kerja, dan meningkatkan infrastruktur penunjang ekspor,” tutur Mikail. 

Sepanjang kuartal I-2019, Indonesia masih mencatatkan defisit transaksi berjalan sebesar Rp 7 miliar atau 2,6% terhadap produk domestik bruto (PDB). Meski lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai Rp 9,2 miliar atau 3,6% PDB, namun defisit tersebut lebih besar dibanding periode yang sama di 2018 di mana CAD hanya Rp 5,2 miliar atau 2,01% dari PDB. 

Hari ini, nilai tukar rupiah di pasar spot sempat berada pada level Rp 14.139 per dollar AS atau melemah 0,06% dibandingkan penutupan hari sebelumnya. 

Sementara, Bank Indonesia mencatat kurs tengah rupiah (Jisdor) pada level Rp 14.152 per dollar AS, juga melemah dibandingkan hari sebelumnya yang sebesar Rp 14.129 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×