kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Fokus tingkatkan akses sanitasi dan air minum layak, ini target Bappenas


Senin, 02 Desember 2019 / 17:27 WIB
ILUSTRASI. Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, pemerintah menargetkan adanya peningkatan akses sanitasi dan air minum yang layak dan berkelanjutan.

Dalam RPJMN tersebut, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/ Bappenas) menargetkan, di 2024 terdapat 100% rumah tangga yang sudah memiliki akses air minum layak dan 90% rumah tangga dengan sanitasi yang layak dan aman.

Baca Juga: Aspek entertainment dan sport jadi daya tarik Indonesia Night Run

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menerangkan, dari 90% akses sanitasi tersebut, sudah mencakup 20% aman dengan praktik buang air besar sembarangan (BABS) di tempat terbuka mencapai 0%.

Sementara, akses air minum layak ditargetkan mencapai 100% sudah mencakup 30% akses perpipaan dan 15% akses air minum aman. "(Target 30% perpipaan dicapai) melalui pembangunan 10 juta sambungan rumah tangga, termasuk di dalamnya akses air minum aman sebesar 15%," ujar Suharso, Senin (2/12).

Suharso membeberkan, di antara negara G20, Indonesia berada pada posisi terendah untuk penyediaan akses air minum dan posisi kedua terendah untuk penyediaan akses sanitasi.

Baca Juga: Rachmat Kaimuddin akan perkuat strategi bisnis Bank Bukopin di era industri 4.0

Pasalnya, hingga 2018, akses sanitasi yang layak di Indonesia baru mencapai 74,58% termasuk akses sanitasi aman 7,42% dan dengan tingkat praktik BABS di tempat terbuka mencapai 9,36%.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×