kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.922   -35,00   -0,21%
  • IDX 9.091   80,94   0,90%
  • KOMPAS100 1.254   16,13   1,30%
  • LQ45 884   12,55   1,44%
  • ISSI 334   4,83   1,47%
  • IDX30 451   5,12   1,15%
  • IDXHIDIV20 529   7,39   1,42%
  • IDX80 139   1,83   1,33%
  • IDXV30 147   2,97   2,06%
  • IDXQ30 144   1,83   1,28%

Fokus tingkatkan akses sanitasi dan air minum layak, ini target Bappenas


Senin, 02 Desember 2019 / 17:27 WIB
Fokus tingkatkan akses sanitasi dan air minum layak, ini target Bappenas
ILUSTRASI. Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, pemerintah menargetkan adanya peningkatan akses sanitasi dan air minum yang layak dan berkelanjutan.

Dalam RPJMN tersebut, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/ Bappenas) menargetkan, di 2024 terdapat 100% rumah tangga yang sudah memiliki akses air minum layak dan 90% rumah tangga dengan sanitasi yang layak dan aman.

Baca Juga: Aspek entertainment dan sport jadi daya tarik Indonesia Night Run

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menerangkan, dari 90% akses sanitasi tersebut, sudah mencakup 20% aman dengan praktik buang air besar sembarangan (BABS) di tempat terbuka mencapai 0%.

Sementara, akses air minum layak ditargetkan mencapai 100% sudah mencakup 30% akses perpipaan dan 15% akses air minum aman. "(Target 30% perpipaan dicapai) melalui pembangunan 10 juta sambungan rumah tangga, termasuk di dalamnya akses air minum aman sebesar 15%," ujar Suharso, Senin (2/12).

Suharso membeberkan, di antara negara G20, Indonesia berada pada posisi terendah untuk penyediaan akses air minum dan posisi kedua terendah untuk penyediaan akses sanitasi.

Baca Juga: Rachmat Kaimuddin akan perkuat strategi bisnis Bank Bukopin di era industri 4.0

Pasalnya, hingga 2018, akses sanitasi yang layak di Indonesia baru mencapai 74,58% termasuk akses sanitasi aman 7,42% dan dengan tingkat praktik BABS di tempat terbuka mencapai 9,36%.




TERBARU

[X]
×