kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Ekonom prediksi inflasi di awal tahun 2020 relatif terkendali


Rabu, 01 Januari 2020 / 17:32 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung bberbelanja kebutuhan pangan di sebuah pusat belanja di Jakarta, Senin (22/07).


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Memasuki awal tahun 2020, sejumlah ekonom memproyeksikan level inflasi masih akan cukup stabil. Meskipun tak bisa dimungkiri kenaikan harga rokok akan turut menyokong pertumbuhan inflasi di bulan ini.

Ekonom Maybank Kim Eng Sekuritas Luthfi Ridho menyatakan, inflasi pada awal tahun 2020 ini masih akan terkendali. Ia juga memproyeksikan inflasi full year 2020 akan berada di kisaran 3,5% secara year-on-year (YoY).

Baca Juga: Ekonom Bank Mandiri prediksi inflasi pada Desember 2019 tak sampai 1%

"Namun, dalam radar kami yang akan memengaruhi inflasi dalam jangka pendek adalah harga rokok dan juga tarif BPJS," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (31/12).

Terkait inflasi di bulan Desember 2019 lalu, Luthfi memproyeksikan angkanya berada pada level 0,57% secara month-on-month (MoM) dan 3,0% secara year-on-year (YoY).

Menurutnya, pendorong utama inflasi tersebut adalah sarana transportasi serta rekreasi, apalagi menjelang perayaan Natal dan tahun baru. Lalu, untuk harga pangan sendiri pada umumnya masih relatif stabil.

Baca Juga: Indef prediksi inflasi tahun 2020 akan meningkat, ini penyebabnya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×