kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ekonom Perkirakan Inflasi pada Semester I 2023 Berada di Atas Target BI


Rabu, 01 Februari 2023 / 17:36 WIB
ILUSTRASI. Pedagang menyiapkan kebutuhan pokok yang dijual di pasar Senen, Jakarta, Rabu (14/9/2022). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom memperkirakan inflasi pada Semester I tahun 2023 akan tetap berada di atas kisaran target Bank Indonesia (BI) yang sebesar 2%–4%.

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengatakan inflasi kemungkinan berada di kisaran 4%–6% secara tahunan alias year on year (YoY) pada Semester I 2023.

Hal itu dipicu rendahnya base effect pada Semester I 2022 dan dampak kenaikan harga BBM bersubsidi terhadap barang dan jasa lainnya yang membuat inflasi mencapai puncaknya menjadi 5,95% YoY pada September 2022. 

Namun, Faisal meyakini dampak tersebut terlihat akan berkurang pada semester II 2023 sehingga inflasi secara tahunan diperkirakan akan kembali ke kisaran target BI.

Baca Juga: Inflasi 2023, BPS Beri 3 Catatan yang Perlu Diwaspadai Pemerintah

Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai ke depannya agar inflasi dapat mencapai target tersebut.

"Salah satunya kenaikan harga pangan domestik, terutama beras, di tengah penurunan harga energi dan bahan bakar global," ucap dia dalam keterangan resminya, Rabu (1/2).

Secara keseluruhan, Faisal memperkirakan inflasi akan berada di kisaran angka 3,60% pada akhir tahun 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×