kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Ekonom: Peluang BI rate turun makin tipis


Senin, 01 Juni 2015 / 18:15 WIB
ILUSTRASI. Intip Cara Penukaran Valas dan Tingkat Kurs Dollar-Rupiah di BCA, Senin (18/12). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pada bulan Mei terjadi inflasi bulanan 0,5% dan tahunan 7,15%. Hal ini mengurangi peluang Bank Indonesia untuk melakukan pemangkasan bunga acuan (BI rate) di beberapa bulan mendatang. 

Dian Ayu Yustina, Ekonom dan Analis pasar di Bank Danamon mengatakan, inflasi Mei masih berada di jalur aman. Meskipun, menurut dia, inflasi tersebut lebih tinggi ketimbang ekspektasinya, yaitu inflasi bulanan 0,44% dan tahunan 7,09%. 

Dengan hasil tersebut, Dian mempertahankan proyeksi inflasi tahunan 3,9% year on year. Namun, dia melihat ada risiko kenaikan, dipicu volatilitas harga makanan menjelang Ramadhan dan Lebaran. 

"Tekanan inflasi masih berada di bulan Juni dan Juli, sehingga kemungkinannya lebih lemah BI menurunkan suku bunganya di beberapa bulan mendatang," tulis Dian dalam rilisnya, Senin (1/6).

Di masa mendatang, potensi kenaikan harga minyak dan pelemahan rupiah juga bisa memicu inflasi dalam negeri. Kebijakan pemerintah mengumumkan perubahan harga Bahan Bakar Minyak menjadi 3 bulan sekali dari sebelumnya 2 pekan sekali, menjadi salah satu peredam inflasi untuk barang-barang yang harganya ditetapkan pemerintah (administered price).   

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×