kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.577   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini penyebab inflasi Mei 0,5%


Senin, 01 Juni 2015 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. Nonton Shangri-La Frontier Episode 12, Cek Daftar Link Resmi ada yang Gratis juga


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Mei 2015 sebesar 0,5%. Komponen bahan makanan menjadi komponen yang memiliki inflasi terbesar yaitu 1,39%.

Berikut ini komponen penyumbang inflasi Mei. Pertama, cabai merah. Kepala BPS Suryamin mengatakan, cabai merah memiliki andil inflasi sebesar 0,1% dengan kenaikan harga mencapai 22,22%. "Karena memang paskokan sentra porduksi sudah berkurang untuk cabai merah ini terjadi di 69 kota. Di Medan tertinggi kenaikannya 95% dan Aceh 94%," kata Suryamin, Senin (1/6).

Kedua, daging ayam ras dengan kenaikan 5,09% dengan andil 0,06%. Menurut Suryamin, terbatasnya stok daging terjadi di 70 kota dengan kenaikan tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 25% dan Jambi 18%.

Ketiga, telur ayam ras dengan kenaikan 6,13% dan andil sebesar 0,04%. Keempat, bawang merah dengan kenaikan 6,19% dan andil sebesar 0,04%.

Kelima, listrik karena penyesuaian tarif sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 31 Tahun 2014 untuk listrik rumah tangga berdaya 3.500 Volt yang berlaku per 1 Januari 2015 sebesar 0,26% dan andil 0,02%.

Keenam, ikan segar dengan kenaikan sebesar 0,58% dengan andil sebesar 0,02%. Ketujuh, bawang putih dengan kenaikan 8,81% dan andil sebesar 0,02%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×