kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BPS: Inflasi Mei 0,5%


Senin, 01 Juni 2015 / 12:16 WIB
ILUSTRASI. Informasi jadwal keberangkatan dan kedatangan KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Senin-Minggu, 18-24 Desember 2023


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis inflasi Mei 2015 sebesar 0,5%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan inflasi April sebesar 0,36%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, laju inflasi year on year tercatat mencapai 7,15%. Sedangkan secara tahun kalender, terjadi inflasi sebesar 0,42%. Kemudian, inflasi komponen inti pada Mei mencapai 0,23% dan inflasi inti sebesar 5,04%.

Dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK), 81 kota mengalami inflasi sementara hanya satu kota yang mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Palu sebesar 2,24% dan inflasi terendah terjadi di Singkawang sebesar 0,3%. Sedangkan deflasi terjadi di Pangkal Pinang sebesar 0,61%.

"Inflasi tertinggi terjadi karena kenaikan harga ikan dan cabai merah serta cabai rawit," kata Suryamin, Senin (1/6).

Sementara itu, berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi paling besar disumbangkan dari empat kelompok. Pertama, kenaikan bahan makanan dengan inflasi sebesar 1,39%. Kedua, makanan jadi, muniman, rokok, dan tembakau sebesar 0,5%.

Ketiga, perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,2%. Keempat, transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×