kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ekonom Bank Permata prediksi neraca dagang Indonesia surplus di Februari 2020


Jumat, 13 Maret 2020 / 18:22 WIB
Ekonom Bank Permata prediksi neraca dagang Indonesia surplus di Februari 2020
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/1).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Penurunan harga komoditas ini juga diperparah oleh turunnya PMI Manufaktur negara partner dagang Indonesia seperti China yang turun ke 40,3, Amerika Serikat yang turun ke 50,7, serta Jepang yang juga turun ke level 47,0.

Sementara itu, dari sisi impor, diperkirakan impor akan terkoreksi 17% mom dan bila dibandingkan secara tahunan akan terkontraksi 3,08% yoy. Hal ini disebabkan oleh lalu lintas perdagangan barang yang masih terganggu akibat penutupan kota-kota di China, seiring dengan penurunan aktivitas manufaktur di negeri tirai bambu tersebut.

Baca Juga: Impor dari China makin terpuruk akibat korona

"Bahkan secara khusus China diperkirakan akan mengalami defisit perdagangan hingga sebesar US$ 7,09 miliar di bulan lalu," tambah Josua.

Sementara itu, impor minyak dan gas (migas) juga diperkirakan akan tergerus akibat adanya penurunan harga minyak di bulan lalu. Josua melihat impor migas akan berkurang hingga 13,19% mom.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×