Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Brantas Abipraya terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai lokasi. Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan yang lebih merata di Indonesia.
Brantas Abipraya menegaskan bahwa percepatan penyelesaian proyek Sekolah Rakyat (SR) dilakukan dengan tetap memperkuat pengawasan teknis, optimalisasi manajemen proyek, serta penegakan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hal itu sejalan dengan arahan Kementeruan Pekerjaan Umum.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mendorong pembangunan Proyek Sekolah Rakyat (SR) berjalan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai standar kualitas. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan kerja dalam setiap proses pembangunan agar proyek siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan Pembangunan 101 Sekolah Rakyat Rampung pada Juni 2026
“Sekolah Rakyat harus selesai tepat waktu, berkualitas, dan tetap mengutamakan keselamatan kerja karena ini untuk masa depan anak-anak bangsa,” ujar Dody dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, mengatakan evaluasi menyeluruh terus dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai kontrak di tengah dinamika lapangan.
Dian menambahkan, percepatan proyek turut ditopang kerja keras para pekerja di lapangan yang beroperasi siang-malam dengan jumlah tenaga kerja mencapai hingga 500 orang secara bergantian di satu lokasi.
Baca Juga: Kementerian PU Lapor Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Capai 15,54%
Ia menegaskan, komitmen tersebut mencerminkan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan pembangunan. “Ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang dedikasi, kebersamaan, dan tanggung jawab kepada masyarakat,” kata Dian
Menurutnya, proyek SR menjadi bagian kontribusi Brantas Abipraya dalam mendukung agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.
Seperti diketahui, Konsep SR sendiri dirancang sebagai sekolah berasrama terpadu dari jenjang SD hingga SMA lengkap dengan fasilitas penunjang seperti asrama, rumah guru, masjid, hingga sarana olahraga.
Sebagai BUMN konstruksi, Brantas Abipraya menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek secara optimal, transparan, dan akuntabel, dengan tetap mengutamakan kualitas serta keselamatan kerja. Proyek ini disebut sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













