kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ekonom Bank Permata prediksi cadev Februari 2020 turun dikisaran US$ 2,5 miliar


Kamis, 05 Maret 2020 / 21:05 WIB
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang dollar AS di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (10/2). Berdasarkan data Bank Indonesia, cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2017 tercatat sebesar 116,9 miliar dollar AS atau lebih tinggi dibandingkan dengan posisi p


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Kabar baiknya, Josua melihat bahwa penurunan cadangan devisa di bulan lalu ditahan oleh penyerapan di lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valuta asing (valas) oleh Bank Indonesia (BI) dengan nilai mencapai US$ 900 juta.

Untuk ke depannya, Josua memprediksi cadev berpotensi kembali meningkat sejalan dengan potensi surplus neraca pembayaran di tahun 2020 yang ditopang oleh neraca transaksi modal dan finansial.

Baca Juga: Virus corona masuk Indonesia, ini proyeksi IHSG untuk perdagangan Selasa (3/3) besok

Selain itu, BI juga telah mengeluarkan lima intervensi lanjutan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Dengan adanya intervensi ini, Josua yakin bisa membawa pengaruh positif dalam jangka pendek sehingga bisa menjaga nilai tukar rupiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×