kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Duh, kata Sri Mulyani, ada paket meeting yang ecek-ecek


Kamis, 12 September 2019 / 22:58 WIB
ILUSTRASI. Menkeu Sri Mulyani


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta kementerian dan lembaga untuk lebih cermat membuat program karena penggunaan anggaran akan dicantumkan dalam laporan keuangan.

Salah satunya, program seminar atau diskusi yang anggarannya masuk ke dalam belanja barang di kementerian atau lembaga.

"Seminar ini kalau di dalam belanja kita namanya belanja barang. Ini namanya paket meeting. Ada paket meeting yang tidak berguna dan berguna. Ini berguna," ujarnya dalam Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2019 di Jakarta, Kamis (12/9).

Baca Juga: Laporan keuangan pemerintah pusat raih Opini WTP, ini pesan Sri Mulyani

"Tapi, saya tahu, ada juga paket meeting yang ecek-ecek. Itu yang perlu untuk tidak (dibuat programnya)," ungkap Sri Mulyani.

Selama ini, menteri keuangan bilang, masalah paling besar dalam pengelolaan keuangan negara adalah, belum konsistennya kementerian dan lembaga.

Saat perencanaan anggaran, kementerian dan lembaga semangat. Lalu, lebih semangat lagi saat menganggarkan dan menggunakan anggaran negara.




TERBARU

[X]
×