kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.704.000   25.000   1,49%
  • USD/IDR 16.454   31,00   0,19%
  • IDX 6.435   -84,47   -1,30%
  • KOMPAS100 935   -14,23   -1,50%
  • LQ45 731   -6,86   -0,93%
  • ISSI 198   -3,93   -1,94%
  • IDX30 380   -1,97   -0,52%
  • IDXHIDIV20 458   -4,03   -0,87%
  • IDX80 106   -1,30   -1,21%
  • IDXV30 109   -1,64   -1,49%
  • IDXQ30 125   -0,37   -0,29%

DPR minta PLN gratiskan tagihan listrik korban bencana


Senin, 08 November 2010 / 12:56 WIB
DPR minta PLN gratiskan tagihan listrik korban bencana
ILUSTRASI. Direksi Mahkota Group


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kalangan DPR meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan keringanan bagi korban bencana letusan Gunung Merapi. Anggota Komisi VII DPR Mohammad Sohibul Iman mengatakan keringanan ini akan sangat membantu para korban yang sedang ditimpa musibah.

"Jangan hanya diringankan, tapi harusnya dibebaskan atau digratiskan tagihan listrik bulanan sebelum bencana terjadi," kata Sohibul, Senin (8/11).

Dia juga meminta PLN mempersiapkan penggantian peralatan dan jaringan listrik yang tersengat awan panas alias wedhus gembel. "Dengan demikian, setelah masa darurat bencana berakhir, masyarakat bisa langsung menggunakan listrik," terang wakil rakyat dari PKS.

Sohibul berharap PLN mencontoh institusi lain. Salah satunya Bank Indonesia yang membebaskan tagihan utang bagi debitur di daerah bencana.

Dia berharap kebijakan itu tidak hanya berlaku di daerah bencana letusan Gunung Merapi saja tetapi, juga daerah yang sudah terkena bencana, seperti di Mentawai dan Wasior, Papua. "Jika PLN menerapkan kebijakan itu, DPR akan mendukungnya," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Undang-Undang Kepailitan Dan PKPU Indonesia KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS

[X]
×