kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.094   5,00   0,03%
  • IDX 7.215   -63,80   -0,88%
  • KOMPAS100 994   -12,12   -1,20%
  • LQ45 724   -9,28   -1,27%
  • ISSI 259   -1,44   -0,55%
  • IDX30 394   -5,06   -1,27%
  • IDXHIDIV20 481   -6,35   -1,30%
  • IDX80 112   -1,45   -1,28%
  • IDXV30 133   -1,35   -1,00%
  • IDXQ30 127   -1,75   -1,36%

Dorong Program 3 Juta Rumah, Prabowo Minta Perguruan Tinggi Terlibat Riset Perumahan


Selasa, 07 April 2026 / 09:18 WIB
Dorong Program 3 Juta Rumah, Prabowo Minta Perguruan Tinggi Terlibat Riset Perumahan
ILUSTRASI. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (Dok/ITB)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi di Indonesia melakukan riset dan kajian intensif terkait permasalahan perumahan. Hal ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program tiga juta rumah untuk masyarakat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan kampus-kampus segera melakukan penelitian untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Pak Presiden juga memberikan petunjuk bagaimana kampus-kampus melakukan riset, kajian, dan penanganan permasalahan perumahan,” ujar Brian dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Harga Ayam Hidup Turun Pasca-Lebaran, Peternak Tunda Pemeliharaan

Terkait jalannya riset, Brian mengatakan pihaknya dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan terus berkoordinasi membantu terlaksananya penelitian.

“Jadi, nanti Bapak Menteri Perumahan, Pak Ara, akan mengoordinasikan. Kami dari sisi risetnya” ujar dia.

Selain itu, Brian mengatakan Prabowo juga menginstruksikan agar perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Planologi dapat membantu kepala daerah untuk membenahi tata ruang kota/kabupaten. Langkah ini bertujuan menciptakan kota/kabupaten yang berkelanjutan dan inklusif.

Baca Juga: Pemerintah Tambah Kuota Bedah Rumah, Genjot Hunian Vertikal di Kota Besar

“Membantu kepala-kepala daerah sehingga tata ruang, tata kota dari setiap wilayah, kota atau kabupaten, itu menjadi tempat praktiknya mahasiswa,” ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×