kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Dorong ekonomi melalui percepat rencana investasi produk eksternalitas rendah


Senin, 01 Februari 2021 / 15:45 WIB
ILUSTRASI. Foto udara gedung-gedung bertingkat di Jakarta,


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Di bidang otomotif, misalnya, pemerintah perlu menindaklanjuti/mempercepat rencana investasi Toyota Group terkait pengembangan produk kendaraan listrik ramah lingkungan.

Untuk itu, Ester menyarankan pemerintah memberikan insentif fiskal kepada perusahaan atau investor yang melakukan inovasi menjadi green product.

Baca Juga: BPS catat inflasi Januari 2021 sebesar 0,26%

“Artinya perusahaan yang memproduksi produk yang ramah lingkungan dan lebih sehat harusnya mendapat insentif lebih daripada produk konvensional agar ada consumer behavior shifting,” saran Ester.

Pemerintah, lanjut Ester, memang telah memberikan insentif berupa tax reduction untuk industri yang melakukan riset & development dan melakukan inovasi pada produknya.

Tetapi implementasinya belum optimal, sehingga menurut ester perlu ada evaluasi dan perbaikan pelaksanaan agar lebih maksimal dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×