kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.723   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Dirut BEI Mundur, Airlangga: Ke Depan Lebih Memonitor Tata Kelola


Jumat, 30 Januari 2026 / 12:53 WIB
Dirut BEI Mundur, Airlangga: Ke Depan Lebih Memonitor Tata Kelola
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, merespons kabar mengejutkan mengenai pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, pada pagi ini, Jumat (30/1/2026). 

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian ekstra terhadap tata kelola (governance) bursa ke depan.

Airlangga menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Iman selama ini, namun ia menekankan bahwa keberlanjutan organisasi dan integritas pasar modal jauh lebih penting. Menurutnya, pemerintah akan terus memantau agar kepengurusan BEI selanjutnya jauh lebih memperhatikan aspek tata kelola yang baik.

Baca Juga: IHSG Sempat Anjlok, Pemerintah Kebut Demutualisasi Bursa

"Tentunya di apresiasi, tetapi kita harus menjaga governance. Ke depan, pemerintah akan memonitor bahwa kepengurusannya akan lebih memperhatikan tata kelola dan menjalankan roadmap yang sudah ada di dalam Undang-Undang P2SK," ujarnya saat konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Sebagaimana diketahui, UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menjadi payung hukum yang menuntut standar transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi bagi lembaga jasa keuangan, termasuk otoritas bursa.

Airlangga berharap suksesi di tubuh BEI tetap berjalan dalam koridor aturan tersebut.

Di samping itu, Airlangga juga menepis kekhawatiran pelaku pasar mengenai risiko penurunan status pasar modal Indonesia di kancah internasional akibat guncangan manajemen ini. Ia memastikan posisi Indonesia di kategori Emerging Market tetap aman.

"Tidak (meningkatkan risiko di emerging market). Justru ini akan meningkatkan kestabilan kita di emerging market. Karena standar kita ini sudah setara dengan berbagai negara," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×