kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.814   38,00   0,23%
  • IDX 8.335   102,40   1,24%
  • KOMPAS100 1.163   23,42   2,06%
  • LQ45 833   20,12   2,47%
  • ISSI 298   2,11   0,71%
  • IDX30 433   11,24   2,67%
  • IDXHIDIV20 514   13,54   2,70%
  • IDX80 129   2,72   2,16%
  • IDXV30 139   2,40   1,76%
  • IDXQ30 140   4,26   3,14%

Dirut BEI Mundur, Airlangga: Ke Depan Lebih Memonitor Tata Kelola


Jumat, 30 Januari 2026 / 12:53 WIB
Dirut BEI Mundur, Airlangga: Ke Depan Lebih Memonitor Tata Kelola
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, merespons kabar mengejutkan mengenai pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, pada pagi ini, Jumat (30/1/2026). 

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian ekstra terhadap tata kelola (governance) bursa ke depan.

Airlangga menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Iman selama ini, namun ia menekankan bahwa keberlanjutan organisasi dan integritas pasar modal jauh lebih penting. Menurutnya, pemerintah akan terus memantau agar kepengurusan BEI selanjutnya jauh lebih memperhatikan aspek tata kelola yang baik.

Baca Juga: IHSG Sempat Anjlok, Pemerintah Kebut Demutualisasi Bursa

"Tentunya di apresiasi, tetapi kita harus menjaga governance. Ke depan, pemerintah akan memonitor bahwa kepengurusannya akan lebih memperhatikan tata kelola dan menjalankan roadmap yang sudah ada di dalam Undang-Undang P2SK," ujarnya saat konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Sebagaimana diketahui, UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) menjadi payung hukum yang menuntut standar transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi bagi lembaga jasa keuangan, termasuk otoritas bursa.

Airlangga berharap suksesi di tubuh BEI tetap berjalan dalam koridor aturan tersebut.

Di samping itu, Airlangga juga menepis kekhawatiran pelaku pasar mengenai risiko penurunan status pasar modal Indonesia di kancah internasional akibat guncangan manajemen ini. Ia memastikan posisi Indonesia di kategori Emerging Market tetap aman.

"Tidak (meningkatkan risiko di emerging market). Justru ini akan meningkatkan kestabilan kita di emerging market. Karena standar kita ini sudah setara dengan berbagai negara," tegasnya.

Selanjutnya: Arahan Presiden: Percepat Demutualisasi BEI, Dorong Bursa Jadi Perusahaan Go Public

Menarik Dibaca: Dirut BEI Mudur Terimbas Sentimen MSCI dan Net Sell Asing

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×