kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Didorong Avtur dan BBM, Inflasi April Capai 0,13% Secara Bulanan


Senin, 04 Mei 2026 / 13:39 WIB
Didorong Avtur dan BBM, Inflasi April Capai 0,13% Secara Bulanan
ILUSTRASI. Suasana sepi di jalan protokol ibukota (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik mencatat Inflasi pada April 2026 secara bulanan (mont to month/mtm) sebesar 0,13% dan secara tahunan (year on year/yoy) sebesar 2,42%. 

Inflasi April ini utamanya didorong oleh kenaikan komponen harga yang diatur pemerintah (administered prices), terutama akibat lonjakan tarif transportasi udara dan harga bahan bakar.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kelompok transportasi mengalami inflasi sebesar 0,99% secara bulanan dengan andil 0,12%. Kenaikan ini terutama disumbang oleh tarif angkutan udara dengan andil 0,11% serta bensin sebesar 0,02%.

Baca Juga: Waspada, Ini Gejala Heatstroke yang Perlu Dikenali Jemaah Haji di Arab Saudi

Sementara secara tahunan, komponen harga yang diatur pemerintah mencatat inflasi sebesar 1,53% dengan andil 0,30%, dengan penyumbang utama antara lain tarif angkutan udara, sigaret kretek mesin (SKM), serta sigaret kretek tangan (SKT).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa kenaikan tarif transportasi udara tidak terlepas dari meningkatnya harga avtur dan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

“Ini seiring dengan meningkatnya harga avtur dan juga harga beberapa jenis BBM non-subsidi,” ujarnya dalam konfrensi pers, Senin (4/5/2026).

Seperti diketahui, Pertamina telah melakukan penyesuaian harga avtur pada April 2026 di seluruh bandara dalam negeri. Kenaikan harga avtur ini dipicu oleh naiknya harga minyak mentah global yang dipengaruhi oleh faktor geopolitik, yang kemudian berdampak pada biaya operasional transportasi udara dan mendorong inflasi pada kelompok transportasi.

Sementara itu, tarif angkutan antarkota di domestik justru mengalami deflasi pada April 2026, berbalik dari bulan sebelumnya yang sempat mencatatkan inflasi.

Secara keseluruhan, komponen harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 0,69% secara bulanan dengan andil 0,13%. Selain tarif angkutan udara dan bensin, komoditas lain yang turut menyumbang inflasi pada komponen ini antara lain bahan bakar rumah tangga serta sigaret kretek mesin (SKM).

Di luar transportasi, beberapa komoditas lain juga memberikan andil inflasi, seperti minyak goreng sebesar 0,05%, tomat 0,03%, serta beras dan nasi dengan lauk masing-masing sebesar 0,02%.

Dengan perkembangan tersebut, tekanan inflasi April 2026 menunjukkan peran signifikan dari komponen harga diatur pemerintah, khususnya dari sektor transportasi yang terdampak kenaikan harga energi global.

Baca Juga: Inflasi Tahunan Melandai Menjadi 2,42% pada April 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×