CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Demokrat masih cari peluang masuk di pemerintahan


Senin, 19 Mei 2014 / 13:34 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas pekerja PT Timah Tbk.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Hasil rapat pimpinan nasional (Rapimnas) partai Demokrat kemarin, Minggu (18/5) sudah jelas, yaitu tidak akan memihak kubu manapun alias non-alignment dalam pemilihan presiden dan calon wakil presiden.

Namun demikian, keputusan itu tidak menutup kemungkinan partai Demokrat untuk duduk kembali di pemerintahan, dan bekerja sama dengan salah satu kubu.

Untuk itu, partai Demokrat akan terlebih dahulu melihat platform ekonomi yang diusung masing-masing parpol. "Soal peluang mengalihkan suara ke salah satu pihak, kami akan melihat platform ekonominya," ujar Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan, Senin (19/5) di Jakarta.

Meskipun non alignment, Demokrat berjanji untuk tidak golput atau tidak memilih pasangan capres dan cawapres.

Sebagai pemenang pemilu tahun 2004 dan 2009, dan berhasil mendudukan Ketua Umumnya menjadi Presiden selama dua periode membuat partai berlambang mercy ini mungkin sulit jika berada di jalur oposisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×