kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.008,66   -3,38   -0.33%
  • EMAS988.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Delapan bulan pandemi, 161 petugas medis meninggal akibat Covid-19


Selasa, 03 November 2020 / 09:59 WIB
Delapan bulan pandemi, 161 petugas medis meninggal akibat Covid-19
ILUSTRASI. Sejumlah tenaga medis meninggal karena Covid-19


Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mencatat adanya 161 tenaga medis yang meninggal dunia akibat Covid-19 selama delapan bulan pandemi di Tanah Air. Ketua Tim Mitigasi PB IDI Adib Khumaidi mengatakan, data tersebut dirangkum sejak Maret hingga Oktober 2020. 

"Hari ini Tim Mitigasi IDI mengumumkan pembaruan data tenaga medis yang wafat akibat Covid-19. Dari Maret hingga Oktober ini, terdapat total 161 petugas medis yang wafat akibat terinfeksi Covid-19," ujar Adib dikutip dari siaran pers PB IDI, Selasa (3/11). 

Jumlah itu terdiri dari 152 dokter dan 9 dokter gigi. Kemudian, para dokter yang wafat tersebut terdiri dari 82 dokter umum (4 guru besar), dan 68 dokter spesialis (6 guru besar), serta 2 residen yang berasal dari 18 IDI Wilayah (provinsi) dan 69 IDI Cabang (Kota/Kabupaten). 

Baca Juga: Memasuki libur panjang, cegah penularan Covid-19 dan jaga imunitas tubuh

"Kemudian berdasarkan data provinsi, jumlah dokter yang paling meninggal dunia berada Jawa Timur, yakni 33 dokter," jelas Adib. 

Kemudian, berturut-turut Sumatra Utara (23 dokter), DKI Jakarta (24 dokter), Jawa Barat (12 dokter), Jawa Tengah (10 dokter), Sulawesi Selatan (7 dokter), Banten (6 dokter), Bali (5 dokter), Kalimantan Selatan (4 dokter). 

Selanjutnya, DI Aceh (4 dokter), Riau (4 dokter), Kalimantan Timur (4 dokter), Sumatra Selatan (3 dokter), Kepulauan Riau (2 dokter), DI Yogyakarta (2 dokter), Nusa Tenggara Barat (2 dokter), Sulawesi Utara (2 dokter), dan Papua Barat (1 dokter), Sumatra Barat (1 dokter), Bengkulu (1 dokter). 

"Kemudian masih ada dua dokter menunggu verifikasi," ucap Adib. Sebagaimana diketahui, Indonesia telah memasuki bulan kedelapan pandemi Covid-19, tepat pada Senin (2/11).

Kondisi ini terhitung sejak 2 Maret 2020 atau saat Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama Covid-19 di Indonesia. Selama delapan bulan pandemi, tercatat total 415.402 kasus Covid-19 di Indonesia. 

Selain itu, juga terdata sebanyak 345.566 pasien yang telah sembuh sembuh dan 14.044 orang meninggal dunia setelah tertular Covid-19. 

Baca Juga: Ada vaksinasi mandiri, Jokowi minta harga vaksin corona terjangkau masyarakat

Pada 2 November, secara kumulatif pemerintah telah memeriksa 4.567.608 spesimen dari 2.919.560 orang yang diambil sampelnya. Hingga Senin, kasus Covid-19 kini sudah tercatat di semua provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. 

Secara lebih rinci, sudah ada 502 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang mencatat adanya penularan virus corona. Artinya, pandemi Covid-19 sudah berdampak di lebih dari 97 persen wilayah Indonesia. (Dian Erika Nugraheny)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Delapan Bulan Pandemi, 161 Petugas Medis Meninggal akibat Covid-19".

 

Selanjutnya: Sejak Maret, ada 253 petugas kesehatan meninggal akibat Covid 19

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×