kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Darmin : Cadangan devisa hingga akhir 2011 bakal mencapai US$ 120 M


Jumat, 25 Februari 2011 / 13:36 WIB
Darmin : Cadangan devisa hingga akhir 2011 bakal mencapai US$ 120 M
ILUSTRASI. Peserta mengikuti simulasi (try out) tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan menggunakan handphone android di stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Aceh, Minggu (17/11/2019). Try out untuk para CPNS yang difasilitasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution menargetkan, cadangan devisa Indonesia sampai akhir tahun 2011 bakal mencapai US$ 110 – US$ 120 miliar.

Sementara itu, hingga semester 1 2011, cadangan devisa Indonesia bisa mencapai UUS$ 100 miliar. “Karena rupiah terus menguat yang dipengaruhi oleh kesenjangan pertumbuhan antara negara maju dengan negara ekonomi berkembang,” ujarnya.

Namun menurutnya, jika cadangan devisa sebesar US$ 90 miliar, itu sudah memenuhi untuk menahan pembalikan modal asing secara tiba-tiba (sudden reversal).

Sebelumnya, Hartadi Agus Sarwono, Deputi Gubernur Bank Indonesia mengatakan cadangan devisa per 24 Februari 2011naik US$ 1,5 miliar menjadi US$ 98,5 miliar atau naik 1,54% dari US$ 97 miliar per 22 Februari 2011.

Yang menjadi faktor kenaikan sumber cadangan devisa adalah kenaikan harga minyak dunia pada penerimaan minyak dan gas pemerintah. "Sehingga meningkatnya cadangan devisa kita," kata Hartadi Agus Sarwono.

Walaupun demikian, di akhir Januari 2011 cadangan devisa Indonesia sempat turun menjadi US$ 95,332 miliar, dari Desember 2010 cadangan devisa yang tercatat sebesar US$ 96,207 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×