kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Dapat kabar tak sedap, Sri Mulyani inspeksi mendadak pusat logistik berikat tekstil


Jumat, 04 Oktober 2019 / 18:30 WIB
Dapat kabar tak sedap, Sri Mulyani inspeksi mendadak pusat logistik berikat tekstil
Menteri Keuangan kunjungi Pusat Logistik Berikat Tekstil


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Sementara itu, untuk TPT hulu benang, kain dilakukan pengawas dan dilakukan survey dengan kuota impor dan laporan surveyor. Namun, TPT hilir yang terdiri dari garmen atau pakaian jadi hanya mensyaratkan laporan surveyor dan tempt masuknya barang lewat pelabuhan sesuai.

“Perlakuan pengawasan tata piagam impor hulu dan hilir perlu kajian yang lebih komprehensif,” kata Menkeu.

Baca Juga: Buka peringatan Hari Oeang ke-73, Menkeu dan jajaran tanding voli

Pada kesempatan ini pula, Sri Mulyani berdiskusi dengan Asosiasi PLB serta Asosiasi Logistik Indonesia. Dari diskusinya ia membantah kalau melimpahnya barang impor tekstil akibat PLB. 

Ia menegaskan, sistem yang diterapkan oleh PLB sangat ketat. Bahkan barang impor dari pelabuhan di bawa ke PLB dengan truk khusus yang sudah dilengkapi GPS. 

Oleh karena itu barang impor yang masuk ke PLB bisa dicek dan diperiksa secara detail oleh Bea Cukai. Termasuk terkait perizinannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×