kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Danareksa Research Institute prediksi neraca dagang Juni 2020 surplus US$ 1,47 miliar


Rabu, 15 Juli 2020 / 10:48 WIB
Danareksa Research Institute prediksi neraca dagang Juni 2020 surplus US$ 1,47 miliar
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (29/4/2020). Untuk mengatasai dampak pandemi virus corona (COVID-19), Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 58 Tahun 2020 tentang Penataan dan Penyed


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

"Meski aktivitas ekonomi mereka sudah meningkat, tetapi permintaan yang kita terima masih rendah. Kami pun tidak melihat permintaan yang signifikan bagi Indonesia," jelas Moekti.

Dari sisi impor, penurunan impor Indonesia masih dipengaruhi oleh melemahnya permintaan domestik yang disebabkan oleh pembatasan aktivitas yang masih ada di sejumlah daerah. Selain itu, ini juga menyebabkan aktivitas ekonomi masih terbatas meski sudah mulai bergeliat.

Baca Juga: Pemulihan ekonomi jadi penentu masuknya dana asing ke pasar saham

Ini tercermin dari inflasi pada bulan Juni 2020 yang masih rendah meski meningkat, yang menunjukkan kalau daya beli masyarakat masih mini meski pemerintah telah memberikan bantuan dan pelonggaran PSBB.

Selain itu, ini juga terlihat dari PMI Manufaktur Indonesia yang masih di bawah zona ekspansif, yang mencerminkan kalau permintaan impor bahan baku industri pengolahan masih akan rendah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×