kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.875   0,00   0,00%
  • IDX 7.441   103,54   1,41%
  • KOMPAS100 1.037   16,87   1,65%
  • LQ45 760   9,37   1,25%
  • ISSI 262   5,17   2,01%
  • IDX30 401   3,98   1,00%
  • IDXHIDIV20 495   1,94   0,39%
  • IDX80 117   1,87   1,63%
  • IDXV30 135   1,59   1,20%
  • IDXQ30 129   0,82   0,64%

Danantara Sudah Bangun 1.368 Unit Huntara, Segera Groundbreaking Huntap Aceh-Sumatra


Rabu, 18 Februari 2026 / 14:26 WIB
Danantara Sudah Bangun 1.368 Unit Huntara, Segera Groundbreaking Huntap Aceh-Sumatra
ILUSTRASI. Hunian Sementara (Huntara) bagi terdampak bencana alam (Istimewa/dok)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus mengebut pembangunan hunian bagi korban bencana di wilayah Sumatra. Saat ini, Danantara mengklaim telah menyelesaikan pembangunan 1.368 unit hunian sementara (huntara) di tiga provinsi terdampak.

Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria memerinci, dari total 1.368 unit huntara yang rampung, sebanyak 1.075 unit berlokasi di Aceh, 200 unit di Sumatera Utara (Sumut), dan 123 unit di Sumatera Barat (Sumbar).

"Dan setelah kami serah terimakan kepada pemerintah setempat, sebagian besar sudah dihuni, sudah ditempati, yaitu 600 unit," ujarnya dalam rakor Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatra, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok Minyak Goreng dan Telur Masih Di Atas HET

Dony menjelaskan, progres pembangunan masih terus berjalan dengan adanya usulan tambahan unit. Di Aceh Utara, Danantara sedang mengerjakan huntara di empat lokasi berbeda. Selain itu, terdapat pengerjaan 90 unit di Aceh Utara serta 488 unit di Pidie Jaya yang saat ini tengah dikebut.

Menariknya, Danantara memutuskan untuk melakukan penyesuaian strategi pembangunan. Dony menyebut, dari total anggaran (budget) yang dialokasikan untuk 15.000 unit, ternyata tidak seluruhnya dibutuhkan dalam bentuk huntara oleh daerah-daerah terdampak.

Oleh karena itu, sisa alokasi tersebut akan dikonversi menjadi pembangunan hunian tetap (huntap). "Ternyata tidak semua dibutuhkan oleh daerah-daerah sehingga kami akan konversi juga dalam bentuk lain yaitu huntap," jelas Dony.

Untuk merealisasikan pembangunan hunian permanen tersebut, Danantara segera berkoordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Lebih lanjut, Dony menambahkan, proses pembangunan huntap akan segera di mulai dengan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking).

Baca Juga: Utang Luar Negeri Diproyeksi Bertambah, Ekspor hingga Pengelolaan Utang Perlu Dijaga

"Besok kami akan groundbreaking rencananya di Sumatera Barat untuk huntap yang pertama, kemudian dilanjutkan di Aceh dan di Sumatera Utara," pungkasnya.

Selanjutnya: Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok Minyak Goreng dan Telur Masih Di Atas HET

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Kota Palangkaraya dan Sekitarnya, Lengkap Sebulan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×