Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria memastikan penyelesaian utang kereta cepat Jakarta Bandung alias Whoosh bisa rampung dalam dua bulan ke depan.
Donny mengatakan ada beberapa opsi untuk penyelesaian utang ini, salah satunya beban utang akan diambil alih sebagian oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Ada beberapa skema tentunya, nanti saya akan update karena kalau sekarang belum final, kita update nanti takut rame lagi," kata Donny di Istana Kepresidenan, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga: Pemerintah Bakal Ambil Alih PT KCIC Pengelola Kereta Cepat Whoosh
Donny menegaskan bahwa pihaknya juga akan segera melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan untuk menyampaikan penyelesaian utang kepada publik.
Donny menyebut bahwa seluruh kajian sudah dilakukan dan telah ada kesepakatan dalam mengenai hal ini.
Donny juga menjelaskan bahwa Danantara bersama pemerintah sudah tidak lagi saling menyalahkan bagaimana utang kereta cepat ini bermula.
Namun begitu, kedepan Danantara lebih memastikan bahwa perusahaan BUMN akan berjalan lebih sehat dengan pengelolaan yang lebih baik.
Baca Juga: Danantara Targetkan Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung Semester I-2026
"Kalau dilihat aktivitas saya tentu setiap hari kalau dilihat di BP BUMN itu kan setiap hari pasti tidak pernah berhenti memanggil satu-satu perusahaan itu untuk memastikan proses pengelolaannya benar-benar baik," tambah Donny.
Sementara itu, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa membenarkan bahwa sudah ada keputusan final terkait penyelesaian utang kereta cepat ini.
"Sudah selesai, tinggal formalitasnya saja, tapi saya belum bisa umumkan sekarang. Tapi sudah clear itu nanti akan bagaimana pengelolaannya," jelasnya di kesempatan berbeda.
Baca Juga: Restrukturisasi Utang Whoosh Diputuskan, Pemerintah Segera Umumkan Skemanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













