kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   34,00   0,20%
  • IDX 7.005   -132,69   -1,86%
  • KOMPAS100 965   -23,65   -2,39%
  • LQ45 712   -15,96   -2,19%
  • ISSI 244   -5,35   -2,15%
  • IDX30 387   -5,17   -1,32%
  • IDXHIDIV20 483   -3,90   -0,80%
  • IDX80 109   -2,76   -2,48%
  • IDXV30 132   0,01   0,01%
  • IDXQ30 126   -1,17   -0,92%

Danantara Targetkan Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung Semester I-2026


Senin, 16 Maret 2026 / 13:53 WIB
Danantara Targetkan Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung Semester I-2026
ILUSTRASI. Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria (KONTAN/Diki Mardiansyah)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menargetkan penyelesaian penataan ulang (restrukturisasi) utang proyek Kereta Cepat Whoosh dapat tuntas pada semester I-2026. Langkah ini agar beban utang tersebut tidak mengganggu kesehatan finansial PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dalam jangka panjang.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkapkan, pihaknya telah menyelesaikan proposal penawaran terkait restrukturisasi utang tersebut. Saat ini, keputusan akhir berada di tangan kementerian teknis dan keuangan.

"Utang Whoosh nanti tanya Pak Menko (Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan), karena dari kami sudah selesai kan? Dari kami offering-nya, tawarannya sudah selesai. Tinggal tanya ke Pak Menko sama Pak Menkeu," ujarnya saat ditemui di Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (16/3/2026).

Baca Juga: Utang Luar Negeri Swasta Turun Jadi US$ 193,0 Miliar Pada Februari 2026

Dony menegaskan, fokus utama Danantara adalah memperbaiki struktur utang agar menjadi lebih sehat. Targetnya, fase penyelesaian utang ini bisa selesai secepat mungkin guna memberikan kepastian bagi pengembangan moda transportasi kereta api ke depan.

"Kita berharap paling tidak semester ini juga selesai. Supaya tidak berlarut-larut kan? Jadi kita ingin cepat tuntas, kita masuk ke fase berikutnya. Sebenarnya kan utangnya tetap, tinggal strukturnya kita buat lebih baik supaya tidak mengganggu kereta api ke depan," tegasnya.

Menurut Dony, semangat penyelamatan kesehatan keuangan KAI harus disuarakan agar perusahaan pelat merah tersebut memiliki ruang gerak untuk melakukan ekspansi besar-besaran.

Pasalnya, pemerintah berencana menggenjot elektrifikasi kereta api di berbagai rute strategis, seperti Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, hingga Jakarta-Rangkasbitung.

Baca Juga: Prabowo Tidak Ubah Batas Defisit APBN 3% Kecuali Kondisi Darurat Seperti Covid 19

Dony mengingatkan, jika KAI terbebani oleh struktur utang yang tidak sehat akibat proyek Whoosh, maka rencana transformasi moda transportasi massal nasional bisa terhambat. 

"Nah ini kalau dia dibebani oleh sesuatu yang nanti menjadi tidak sehat kan, ya konsep transformasi massal kita ke depan menjadi tidak sehat," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pembahasan mengenai restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC) atau Whoosh telah rampung. 

Pemerintah disebut telah menentukan langkah penyelesaian utang proyek tersebut ke depan.

Namun demikian, Purbaya menegaskan keputusan tersebut belum dapat ia sampaikan ke publik karena akan diumumkan secara resmi oleh pemerintah.

Menurutnya, pengumuman mengenai skema penyelesaian utang KCIC akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto atau pejabat pemerintah yang berwenang.

Baca Juga: Soal Pelonggaran Defisit Anggaran Lebih dari 3%, Ini Kata Prabowo

"Itu rapatnya sudah putus, tetapi nanti tinggal Pak Presiden atau pemerintah yang resmi yang akan mengumumkan, bukan saya. Tapi itu sudah clear langkah ke depan seperti apa," ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Hanya saja, Purbaya tidak merinci seperti apa bentuk keputusan yang telah diambil pemerintah terkait restrukturisasi utang proyek kereta cepat tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×