kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, BI Pastikan Cadangan Devisa Tetap Kuat


Selasa, 19 Mei 2026 / 11:57 WIB
Rupiah Cetak Rekor Terlemah, BI Pastikan Cadangan Devisa Tetap Kuat
ILUSTRASI. Rupiah melemah hingga sentuh rekor terendah. Gubernur BI Perry Warjiyo ungkap cadangan devisa kuat (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali bergerak melemah pada awal perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026). Rupiah dibuka di level Rp 17.679 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi ini melemah 0,06% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.668 per dolar AS.

Hingga pukul 10.00 WIB, tekanan terhadap rupiah semakin dalam. Mata uang Garuda bahkan sempat menyentuh level terlemah sepanjang masa di Rp 17.718 per dolar AS, atau melemah 0,28% dalam sehari.

Di tengah pelemahan rupiah, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia tetap berada pada level yang kuat dan memadai untuk menjaga ketahanan eksternal serta stabilitas makroekonomi nasional.

Perry menyampaikan bahwa pada akhir April 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar US$ 146,2 miliar. Menurutnya, posisi tersebut masih cukup kuat dalam mendukung stabilitas sistem keuangan dan ketahanan ekonomi di tengah tekanan global.

Baca Juga: Ketua Komisi XI DPR Optimistis Stabilitas Rupiah Segera Membaik

“Posisi cadangan devisa pada akhir April 2026 sebesar US$ 146,2 miliar tetap kuat dan memadai dalam mendukung ketahanan eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional,” ujar Perry dikutip dari keterangan resminya, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, level cadangan devisa tersebut setara dengan sekitar 114% dari kecukupan cadangan devisa berdasarkan standar internasional yang ditetapkan oleh International Monetary Fund (IMF). Capaian ini mencerminkan ketahanan eksternal Indonesia yang masih solid di tengah ketidakpastian global.

Lebih lanjut, Perry menegaskan bahwa Bank Indonesia akan terus mengelola cadangan devisa secara terukur dan hati-hati untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, memperkuat kepercayaan pasar, serta mendukung ketahanan eksternal perekonomian nasional.

“Bank Indonesia senantiasa mengelola cadangan devisa secara terukur guna mendukung stabilitas nilai tukar rupiah, menjaga kepercayaan pasar, serta memperkuat ketahanan eksternal perekonomian Indonesia di tengah tingginya ketidakpastian global,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×