kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Daftar daerah yang masih memarkir dana di bank


Kamis, 04 Agustus 2016 / 11:11 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Jumlah dana daerah yang masih mengendap di bank daerah masih besar. Presiden Joko Widodo mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya sampai Juli ini dana daerah yang mengendap di bank daerah masih Rp 214 triliun. Jumlah dana tersebut turun jika dibandingkan dengan bulan Mei yang mencapai Rp 249 triliun. 

Jokowi mengatakan, daerah yang mengendapkan dananya di bank daerah tersebut salah satunya adalah Pemda DKI Jakarta.

"Jakarta Rp 13,955 triliun, Jawa Barat Rp 8,034 triliun, Jawa Timur Rp 3,947 triliun," katanya di Jakarta, Kamis (4/8).

Selain wilayah tersebut, Jokowi mengatakan, Riau, Papua, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Banten, Bali dan Aceh juga sampai saat ini masih mengendakan dananya di rekening kas daerah. Pengendapan dana yang mereka lakukan, masing- masing mencapai Rp 2,867 triliun, Rp 2,596 triliun, Rp 2,467 triliun, Rp 1,572 triliun, Rp 1,527 triliun, Rp 1,464 triliun dan Rp 1,446 triliun.

Jokowi meminta daerah segera membelanjakan uang tersebut. "Ini besar, kalau uang ini keluar, ekonomi pasti terdongkrak," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×