CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Curhat Surya Paloh soal dana Pilkada


Senin, 10 Agustus 2015 / 19:53 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh menggelar rapat pleno internal istimewa bersama jajaran pimpinan DPP Nasdem, Senin (10/8), di Gedung DPP Nasdem, Jakarta Pusat. Rapat itu akan membahas persiapan menjelang pilkada serentak pada Desember mendatang.

Dalam rapat tersebut, Paloh curhat mengenai anggaran pilkada yang harus diperoleh Nasdem untuk menghadapi pilkada serentak.

"Partai kita memerlukan dana yang besar untuk menghadapi pilkada gubernur, bupati dan wali kota mendatang," kata Paloh.

Ia mengatakan, sejak awal terbentuk, Nasdem tidak pernah menarik iuran dari anggotanya untuk menghidupi partai tersebut. Sementara, untuk menjalankan roda organisasi partai dibutuhkan anggaran yang besar untuk biaya operasional.

Demikian pula saat pilkada kali ini. Paloh menegaskan, Nasdem menolak bantuan dari pemerintah untuk kepentingan penyelenggaraan pilkada yang akan dilaksanakan serentak di 269 daerah.

"Kita menolak pemasukan uang yang paling tidak sedikitnya Rp 500 miliar saat pilkada, dan ini tidak mudah. Orang mengatakan kita munafik, tapi jarang orang mengatakan kita baik atau konsisten. Pertanyaannya, dari mana kita mendapatkan anggaran ini?" kata dia.

Mendengar pertanyaan Paloh, salah seorang peserta rapat tiba-tiba menjawab, "Dari ketua umum lah," celetuk peserta itu.

"Itu lah yang harus kita pikirkan," kata Paloh. (Dani Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×