kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Chatib Basri wanti-wanti pola pemulihan ekonomi Indonesia bisa U-shaped


Selasa, 08 September 2020 / 12:06 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan M Chatib Basri memberikan keterangan mengenai evaluasi perkembangan perekonomian global dan domestik 2013, serta kinerja realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2013 di Jakarta, Senin (6/1). Kompas/Priyombodo (PRI) 06-0


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

Ia melihat, masalah ini juga muncul dari masih adanya kebijakan social distancing yang diterapkan di sejumlah daerah sehingga menghambat aktivitas.

Ia pun membandingkan kondisi Indonesia dengan negara Australia. Di Australia, pemerintah memiliki jaminan buat mereka yang tidak bekerja atau tinggal di rumah. Namun, di Indonesia tidak punya itu.

Baca Juga: Jangan cemas! 4 Hal ini bisa dilakukan agar keuangan Anda aman dari resesi

"Di Indonesia tidak punya. Jadi, orang yang bisa stay at home (tinggal di rumah) hanya orang yang memiliki savings. Orang yang kaya memiliki privilege untuk tidak bekerja, tetapi kalau yang miskin harus keluar rumah dan bekerja," katanya.

Ia pun memetakan pola konsumsi rumah tangga setelah perekonomian mulai dibuka. Orang dari low middle income (menengah ke bawah) setelah re-opening perekonomian mereka memang mulai bebas ke pasar dan mereka tetap melakukan konsumsi. Akan tetapi, konsumsinya masih terbatas karena daya belinya rendah.

Sementara masyarakat middle income (menengah) dan masyarakat upper income (atas) mereka lebih memilih untuk tinggal di rumah karena menghindari Covid-19 dan kalaupun mereka berbelanja ke mall atau barang tersier, juga masih terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×