kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Chatib Basri sarankan agar pemerintah pertajam pemotongan anggaran untuk corona


Selasa, 21 April 2020 / 15:35 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kiri) bersama Advisory Board Chairman of Mandiri Institute M. Chatib Basri (kanan) berdialog di Mandiri Investment Forum (MIF) 2019 di Jakarta, Rabu, (30/1)).


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

Salah satu buktinya, terlihat pada saat pemerintah mengeluarkan obligasi senilai US$ 4,3 miliar di mana pasar merespons dengan positif. Bahkan, imbal hasil (yield) yang didapatkan masih bisa berada di kisaran 3,9%.

Adapun alasan Chatib untuk memperbesar defisit, adalah untuk melindungi masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) serta masyarakat kecil yang terimbas wabah Corona. Contohnya seperti guru, pengemudi ojek online, pedagang, pelayan toko dan sebagainya.

"Kalau mereka disuruh tinggal di rumah dan tidak ada penghasilan pasti mereka keluar. Untuk itu perlu dipertimbangkan agar mereka dapat dikaver, karena kalau tidak mereka akan susah," kata Chatib.

Baca Juga: Dukung gerakan 35 juta masker di Jawa Tengah, Hellofit donasikan 16 ribu masker

Ia mencontohkan, ada yang disebut sebagai aspiring middle class atau orang yang hampir kelas menengah. Chatib mengatakan jumlahnya saat ini ada sebanyak 115 juta orang.

Apabila diasumsikan satu rumah tangga terdiri atas 4 orang, artinya ada sekitar 30 juta rumah tangga. Kemudian, apabila 30 juta rumah tangga ini seandainya diberikan Rp 1 juta/bulan selama 3 bulan, maka membutuhkan dana sebanyak Rp 90 triliun.

"Itu hampir 0,6% dari produk domestik bruto (PDB). Kalau budget defisit dinaikkan dan realokasi dilakukan, maka kelas hampir menengah ini bisa dikaver," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×