kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Buruh akan sering demo


Kamis, 19 September 2013 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. Cara mencegah asam urat naik.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Siap-siap saja, demo buruh di Jakarta dan kota-kota lain akan lebih sering terjadi pada September ini hingga Oktober 2013. Wajar, pada masa-masa ini, aktivis serikat pekerja berupaya mendesak Dewan Pengupahan dan pemerintah daerah menyetujui usulan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2014 rata-rata sebesar 50%.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyatakan, demo buruh akan berlangsung di 40 kota. "Puncaknya, pada akhir Oktober akan ada mogok nasional 3 juta pekerja," klaim Said, Rabu (18/9).

Meski kondisi ekonomi di ambang krisis, kalangan buruh tetap meminta kenaikan UMP sekitar 50%. Mengingat, beban hidup semakin berat setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Bila pengusaha keberatan, pekerja meminta penambahan komponen penghitung kebutuhan hidup layak (KHL) dari saat ini sebanyak 60 item menjadi 84 item. Penambahan komponen itu sama saja akan meningkatkan UMP sebesar 50%. Dengan kenaikan itu, UMP di Jakarta menjadi Rp 3,7 juta.    

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×