Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog resmi melakukan ekspor perdana 2.280 ribu ton beras untuk kebutuhan jamaah haji dan mukimin di Arab Saudi.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan beras yang di ekspor ini memiliki kualitas premium dengan pecahan dibawah 5% dan memiliki kadar air dibawah 14%.
"Jadi kalau menurut kami ini beras super premium yang pernah kita buat oleh Bulog. Selama ini Bulog membuat beras premiumnya adalah beras yang pecahannya 15%," kata Rizal dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga: Menteri Bahlil Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idul Fitri
Rizal mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan empat pabrik dalam memproduksi beras yang akan di ekspor ini, salah satunya menggunakan pabrik milik Wilmar di Serang dan Mojokerto.
Rizal juga memastikan bahwa beras yang diproduksi ini bukan beras lama yang ada di gudang, tapi beras hasil panen baru dari petani.
"Jadi bukan beras yang ada di gudang, tapi beras yang kita panen di sawah setelah panen kering langsung dibawa ke silo di gudangnya di pengolahannya Wilmar maupun pengolahan kami, kita keringkan dryer langsung kita olah menjadi beras premium," ungkapnya.
Menurut Rizal, beras ini akan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok pada hari Sabtu, (7/3/2026) mendatang. Rizal menyebut Bulog bekerja sama dengan tiga kapal angkut yakni MV Hyundai Unity, MV Wan Hai 351 dan MV Kota Sejati.
Kedepan, Bulog tengah membidik kerja sama dalam jangka panjang untuk ekspor lanjutan dengan Arab Saudi. Menurutnya, negara Timur Tengah ini akan menjadi pasar potensial mengingat rata-rata jamaah haji dan umrah mencapai 2 juta orang disetiap tahunnya.
"Jadi peluang ekspor besar, namun untuk ke depan itu konsepnya komersial tidak seperti sekarang. Kalau sekarang kita masih ada sedikit subsidi dan sebagainya," urai Rizal.
Baca Juga: Wamenhaj Minta Arab Saudi Beri Relaksasi Hotel Umrah Imbas Konflik Timur Tengah
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













