Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan bisa melakukan ekspor beras di tahun ini. Salah satu negara tujuan yang sedang dijajaki adalah Arab Saudi.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Bulog telah menawarkan produk Beras Haji Nusantara kepada para importir Arab Saudi, sebagai bagian dari upaya memperluas pasar pangan Indonesia untuk kebutuhan jemaah Haji dan Umrah.
Penawaran tersebut dilakukan dalam kegiatan Bridging Supply and Service: Business Matching for Indonesian F&B Distributors and Hajj Catering Providers yang diselenggarakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.
Dalam kegiatan tersebut, para importir berkesempatan mencicipi langsung nasi yang dimasak dari beras Indonesia dan membandingkannya dengan produk dari negara lain.
Baca Juga: Bulog Minta Tempat untuk Dibangun Gudang Beras di Kompleks Haji Indonesia
Rizal mengatakan, antusiasme ini menjadi sinyal positif bagi peluang ekspor beras Indonesia untuk kebutuhan jemaah Haji dan Umrah.
“Setelah pemaparan dan uji cita rasa bersama para importir, respons yang kami terima sangat baik dan cukup menarik minat mereka,” ujar Ahmad seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (14/2).
Rizal bilang, Beras Haji Nusantara adalah beras super premium yang diproduksi dari gabah segar hasil panen petani Indonesia.
Beras ini diproses melalui mesin penggilingan gabah modern, dengan standar mutu tinggi, kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, serta telah melalui uji laboratorium dan memenuhi standar ekspor.
Ia menambahkan, Bulog optimistis importir di Makkah, Madinah, maupun Jeddah dapat menyerap beras Bulog dalam jumlah signifikan.
“Ini merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi kami apabila Beras Haji Nusantara dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji. Harapan kami, langkah ini menjadi berkah bagi bangsa Indonesia sekaligus memperkuat posisi produk pangan nasional di pasar internasional,” tambah Rizal.
Langkah penjajakan pasar ini sejalan dengan target pemerintah untuk memulai ekspor beras premium ke Arab Saudi.
Baca Juga: Target 4 Juta Ton, Bulog Mulai Serap Panen Beras 2026
Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan pekan lalu, pemerintah menetapkan rencana pengiriman awal sebanyak 2.280 ton beras premium pada minggu ketiga Februari 2026.
Pengiriman tahap awal tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji tahun ini sekaligus menjadi langkah awal Indonesia dalam memasuki rantai pasok pangan untuk sektor Haji dan Umrah di Arab Saudi.
Selanjutnya: Harga Minyak Bergerak Stabil Menjelang Putaran Kedua Pembicaraan AS-Iran
Menarik Dibaca: Promo The Body Shop Spesial Imlek, Lip Tint-Primer Diskon hingga 50%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)