Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) menyampaikan bahwa, kondisi cuaca pada musim haji 1447 Hijriah atau 2026 masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Sebagaimana diketahui, cuaca di Arab Saudi saat puncak haji bisa mencapai puncak haji bisa mencapai 48 hingga 50 derajat.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenhaj Liliek Mahendro menyampaika, meski sudah mendekati pergantian musim, cuaca di sana masih tergolong musim panas. Karena itu, imbauan yang disampaikan tetap sama, yakni jemaah haji diharapkan sebisa mungkin menghindari aktivitas di luar ruangan pada siang hari.
“Di luar pemondokan, siang hari itu jangan keluar. Dan kalaupun memang harus keluar karena ada kepentingan penting, maka gunakanlah alat perlindung diri. Pakai kacamata hitam, pakai masker, bawa semprotan air setiap rasanya kering langsung disemprot,” tutur Liliek kepada awak media, Selasa (13/1/2025).
Baca Juga: Ancaman Tanah Jadi Milik Negara Segera Berlaku: Ini Cara Urus Girik ke SHM
Selain itu, ia juga menghimbau agar jemaah tidak lupa untuk minum air secara teratur. Menurutnya, asupan cairan dianjurkan sekitar 200 mililiter atau satu gelas setiap jam.
Untuk mencegah terlalu sering buang air kecil, ia menyarankan agar minum dilakukan sedikit demi sedikit, misalnya satu teguk setiap 10 menit. Dengan cara tersebut, jemaah tetap terhidrasi tanpa harus minum dalam jumlah banyak sekaligus, sehingga lebih nyaman, terutama saat berada di masjid.
Selanjutnya: Ancaman Tanah Jadi Milik Negara Segera Berlaku: Ini Cara Urus Girik ke SHM
Menarik Dibaca: Harga iPhone 15 Pro Turun! Ini Fitur Kunci yang Wajib Anda Tahu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













