kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.068.000   40.000   1,32%
  • USD/IDR 16.840   20,00   0,12%
  • IDX 8.281   -115,25   -1,37%
  • KOMPAS100 1.164   -19,17   -1,62%
  • LQ45 838   -10,13   -1,20%
  • ISSI 294   -5,33   -1,78%
  • IDX30 442   -3,23   -0,73%
  • IDXHIDIV20 529   -1,28   -0,24%
  • IDX80 130   -2,01   -1,52%
  • IDXV30 143   -1,99   -1,38%
  • IDXQ30 142   -0,37   -0,26%

Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji, Bulog Siap Mengirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi


Selasa, 24 Februari 2026 / 16:14 WIB
Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji, Bulog Siap Mengirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi
ILUSTRASI. Perum Bulog akan mengekspor 2.280 ton beras ke Arab Saudi untuk jemaah haji 2026. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog akan melakukan ekspor beras ke Arab Saudi sebanyak 2.280 ton untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia tahun 2026. 

Kebijakan ini telah diputuskan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Senin (23/2/2022). 

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan memastikan Bulog akan melakukan pengiriman perdana beras untuk kebutuhan jemaah haji ini. Pemerintah menilai momentum ini menjadi simbol keberhasilan swasembada beras nasional serta kesiapan stok dalam negeri yang kuat.

Baca Juga: 160.000 ASN Pensiun pada 2025, Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS 2026?

"Untuk perdana ini sekitar 2.280 ton ya. Nanti lanjut akan dilanjutkan ke negara lain, tapi ini perdana ke Arab Saudi 2.280 ton," ujar Zulhas dalam keterangan resminya, Senin (23/2/2026). 

Direktur Utama Perum Bolog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan telah menyiapkan seluruh aspek teknis dan logistik guna memastikan pengiriman berjalan tepat waktu dan sesuai standar mutu ekspor. 

Pengiriman tahap pertama sebanyak 2.280 ton ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas haji yang tiba lebih awal. 

"Kami memastikan kualitas produk, ketepatan waktu distribusi, serta keamanan pengiriman melalui jalur laut dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 hari hingga maksimal 45 hari,” ujarnya.

Baca Juga: Eks Menag Yaqut Sebut Pembagian Kuota Haji 2024 Terikat dengan Aturan Arab Saudi

Pengiriman direncanakan berlangsung dalam dua tahap dengan dukungan dua kapal untuk menjaga kelancaran distribusi. Bulog juga memastikan bahwa pelaksanaan ekspor ini tidak akan mengganggu ketersediaan pasokan beras di dalam negeri, mengingat stok nasional dalam kondisi aman dan terkendali.

"Beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar hasil panen petani Indonesia dan diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi. Produk tersebut memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan rendah, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta mengantongi sertifikasi halal", tambah Rizal. 

Sebelumnya, Bulog juga melakukan promosi dan business matching yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jedah guna memperluas akses pasar pangan Indonesia di kawasan Timur Tengah. 

Respons positif dari para importir dan penyedia katering haji dan umrah semakin memperkuat optimisme bahwa beras Indonesia mampu bersaing dan diterima dengan baik di pasar global.

Bulog menegaskan komitmennya dalam menjalankan penugasan pemerintah secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia, sekaligus memperkuat diplomasi pangan nasional di tingkat internasional.

Selanjutnya: BGN Sebut Anggaran Bahan Makanan MBG Rp 8.000- Rp 10.000 per Porsi, Bukan Rp 15.000

Menarik Dibaca: Reli Empat Hari Berakhir, Harga Emas Dunia Tergelincir ke bawah US$ 5.200

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×