kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

BPS Yakin Target Inflasi Pemerintah Meleset


Senin, 02 Agustus 2010 / 12:55 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Target pemerintah untuk menekan angka inflasi tahun ini sebesar 5,3% sepertinya bakal sulit tercapai. Sebab, hingga Juli kemarin, inflasi tahunan sudah mencapai 4,02%. Padahal, ke depan masih tersisa lima bulan.

Apalagi, nantinya, BPS memprediksi inflasi bulan-bulan berikutnya cukup tinggi. Contohnya, bulan Agustus ini, dimana akan terdapat bulan puasa. Umumnya, saat puasa,harga barang akan naik karena permintaannya juga naik.

Selain itu, pemerintah mulai memberlakukan kenaikan tarif dasar listrik (TDL). “Kenaikan TDL nanti diperkirakan akan menyumbang 0,22% dari inflasi,” kata Rusman Heriawan, Kepala Badan Pusat Statistik, saat pemaparan angka inflasi, Senin (2/8).

Kemudian, di bulan September nanti, ada hari raya Idul Fitri, dan Desember ada perayaan Natal. Pada saat itu, Rusman mengatakan tidak hanya harga kebutuhan pokok yang naik, tapi biaya transportasi juga naik. “Sepertinya, akan mustahil untuk mencapai target inflasi tersebut,” kata Rusman.

Pemerintah sebelumnya mematok inflasi sebesar 5,3% dalam APBNP 2010. Hingga sekarang, pemerintah masih yakin target itu bakal tercapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×