kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.233   225,33   3,75%
  • KOMPAS100 829   34,78   4,38%
  • LQ45 623   25,15   4,21%
  • ISSI 213   6,89   3,34%
  • IDX30 353   14,41   4,25%
  • IDXHIDIV20 434   16,32   3,91%
  • IDX80 94   4,12   4,60%
  • IDXV30 116   2,75   2,44%
  • IDXQ30 113   4,15   3,81%

BPS Yakin Target Inflasi Pemerintah Meleset


Senin, 02 Agustus 2010 / 12:55 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Target pemerintah untuk menekan angka inflasi tahun ini sebesar 5,3% sepertinya bakal sulit tercapai. Sebab, hingga Juli kemarin, inflasi tahunan sudah mencapai 4,02%. Padahal, ke depan masih tersisa lima bulan.

Apalagi, nantinya, BPS memprediksi inflasi bulan-bulan berikutnya cukup tinggi. Contohnya, bulan Agustus ini, dimana akan terdapat bulan puasa. Umumnya, saat puasa,harga barang akan naik karena permintaannya juga naik.

Selain itu, pemerintah mulai memberlakukan kenaikan tarif dasar listrik (TDL). “Kenaikan TDL nanti diperkirakan akan menyumbang 0,22% dari inflasi,” kata Rusman Heriawan, Kepala Badan Pusat Statistik, saat pemaparan angka inflasi, Senin (2/8).

Kemudian, di bulan September nanti, ada hari raya Idul Fitri, dan Desember ada perayaan Natal. Pada saat itu, Rusman mengatakan tidak hanya harga kebutuhan pokok yang naik, tapi biaya transportasi juga naik. “Sepertinya, akan mustahil untuk mencapai target inflasi tersebut,” kata Rusman.

Pemerintah sebelumnya mematok inflasi sebesar 5,3% dalam APBNP 2010. Hingga sekarang, pemerintah masih yakin target itu bakal tercapai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×