kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 16.995   46,00   0,27%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

BPS Perkirakan Luas Panen Padi Mencapai 3,92 Juta Ha Pada Februari-April 2026


Senin, 02 Maret 2026 / 13:35 WIB
BPS Perkirakan Luas Panen Padi Mencapai 3,92 Juta Ha Pada Februari-April 2026
ILUSTRASI. Pemerintah siapkan Rp300 triliun untuk KUR pertanian (ANTARA FOTO/Yudi Manar)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, realisasi luas panen padi pada bulan Januari 2026 mencapai 0,57 juta hektare atau naik 35,72% dibanding Januari 2025 (0,42 juta hektare).

Kenaikan luas panen ini diikuti pula oleh peningkatan produksi padi pada Januari 2026 yang mencapai 3,04 juta ton gabah kering giling (GKG), atau naik 38,69% dibandingkan Januari 2025. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan, pada periode Februari-April 2026, BPS memperkirakan luas panen padi mencapai 3,92 juta hektare atau mengalami penurunan seluas 0,16 juta hektare, sekitar 3,87% lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: BPS: Emas Perhiasan Mengalami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-Turut

Selanjutnya, potensi produksi padi pada Februari-April 2026 diperkirakan mencapai 21,24 juta ton GKG, atau turun 4,04% dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun produksi beras pada Februari-April 2026 diperkirakan  turun  4,02% menjadi sebesar 12,23 juta ton beras. 

”Angka potensi luas panen dapat berubah sesuai kondisi terkini hasil amatan lapangan seperti serangan hama, banjir, kekeringan, waktu realisasi panen, dan lain sebagainya,” jelas Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/3).

Selanjutnya, realisasi luas panen jagung pada Januari 2026 mencapai 0,24 juta hektare atau naik sekitar 11,17% dibandingkan Januari 2025. 

Sementara itu, produksi jagung pada Januari 2026 mencapai 1,38 juta ton jagung pipilan kering kadar air 14 persen (JPK KA 14%) atau naik 11,09% dibandingkan Januari 2025.

Baca Juga: Ruang Udara Doha dan Dubai Tutup, Asosiasi Minta Evakuasi Jemaah Umrah ke Hotel

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×