kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

BPS: Penumpang Transportasi Cenderung Melambat pada April 2026, Angkutan Barang Naik


Selasa, 02 Juni 2026 / 18:15 WIB
BPS: Penumpang Transportasi Cenderung Melambat pada April 2026, Angkutan Barang Naik
ILUSTRASI. Deputi BPS Pudji Ismartini (Dok/BPS)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat aktivitas transportasi penumpang pada April 2026 cenderung melambat. Secara tahunan, hampir seluruh moda transportasi mengalami penurunan jumlah penumpang, kecuali angkutan kereta api yang masih mencatat pertumbuhan positif.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengatakan pada April 2026 secara bulanan terjadi penurunan jumlah penumpang pada moda angkutan udara domestik, angkutan laut domestik, dan angkutan penyeberangan atau ASDP.

Sebaliknya, jumlah penumpang angkutan udara internasional dan kereta api mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca Juga: Alarm Pangan! BPS Prediksi Produksi Padi Menyusut hingga Juli 2026

"Pada April 2026 secara bulanan terjadi penurunan jumlah penumpang pada moda transportasi angkutan udara domestik, angkutan laut domestik dan ASDP, sedangkan angkutan udara internasional dan angkutan kereta mengalami peningkatan," ujar Pudji dalam konferensi pers, Selasa (2/6).

Pudji menyebut, jika dibandingkan dengan April 2025, sebagian besar moda transportasi juga mencatat penurunan jumlah penumpang. Hanya moda angkutan kereta yang masih mampu tumbuh secara tahunan.

"Secara tahunan sebagian besar moda transportasi mengalami penurunan, hanya moda angkutan kereta yang mengalami peningkatan sebesar 7,65%," katanya.

BPS merinci, angkutan udara domestik bulanan turun 18,72% mtm pada April 2026, sementara secara tahunan turun 15,85% yoy menjadi 4,57 juta penumpang dari sebelumnya 5,62 juta penumpang pada Maret.

Untuk angkutan Udara internasional tercatat sebesar 1,56 juta penumpang, naik tipis 0,93% yoy pada April 2026, namun turun 1,78% yoy. Angkutan laut domestik tercatat sebesar 2,93 juta penumpang, turun 6,17% mtm, dan turun 9,81% yoy, Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) tercatat sebanyak 4,69 juta penumpang, turun 33,54% mtm, dan turun 24,99% yoy.  

Di sisi lain angkutan kereta mengalami kenaikan secara bulanan dan tahunan, yakni sebesar 48,28 juta penumpang, naik 0,30% mtm dan 7,65% yoy.

Sementara itu, kinerja angkutan barang menunjukkan tren yang lebih positif. BPS mencatat terjadi peningkatan jumlah barang yang diangkut melalui moda laut domestik dan kereta api sepanjang April 2026.

Secara bulanan, jumlah angkutan barang melalui laut domestik meningkat 4,31%, sedangkan angkutan barang menggunakan kereta api naik 5,96%.

Di sisi lain, jumlah barang yang diangkut melalui moda udara domestik mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Tren yang sama juga terlihat secara tahunan. Jumlah angkutan barang melalui laut domestik tumbuh 16,46% dibandingkan April 2025, sementara angkutan barang kereta api meningkat 5,05%.

Sebaliknya, angkutan barang melalui udara domestik masih mencatat penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Aktivitas MICE Kembali Bergairah, BPS Catat Hotel Bintang Kebanjiran Tamu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×