kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.942   29,00   0,16%
  • IDX 6.066   28,62   0,47%
  • KOMPAS100 782   4,76   0,61%
  • LQ45 599   3,48   0,58%
  • ISSI 211   0,88   0,42%
  • IDX30 334   2,95   0,89%
  • IDXHIDIV20 426   3,53   0,84%
  • IDX80 89   0,50   0,56%
  • IDXV30 116   0,89   0,78%
  • IDXQ30 109   0,82   0,76%

BPS Ungkap Pengeluaran Pajak dan Asuransi Warga Indonesia Naik 6,4%


Senin, 05 Oktober 2026 / 14:32 WIB
BPS Ungkap Pengeluaran Pajak dan Asuransi Warga Indonesia Naik 6,4%
ILUSTRASI. Industri Ritel Berharap Rezeki Rutin Belanja Akhir Tahun (KONTAN/Daniel Prabowo)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengeluaran penduduk Indonesia untuk pajak, pungutan, dan asuransi meningkat pada Maret 2026. 

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang diunggah pada 5 Oktober 2026, rata-rata pengeluaran per kapita untuk kelompok tersebut mencapai Rp 68.869 per bulan, naik 6,4% dibandingkan Maret 2025 yang sebesar Rp 64.711.

Kenaikan tersebut menunjukkan pengeluaran masyarakat untuk kelompok pajak, pungutan, dan asuransi bertambah sekitar Rp 4.158 per kapita per bulan dalam setahun.

Baca Juga: Pajak hingga Asuransi Makin Menguras Pengeluaran Warga Indonesia, Ini Datanya

Secara keseluruhan, rata-rata pengeluaran per kapita penduduk Indonesia pada Maret 2026 mencapai Rp 1.657.281 per bulan, meningkat dari Rp 1.569.088 pada Maret 2025.

Dari total pengeluaran tersebut, masyarakat mengalokasikan Rp 825.308 untuk kebutuhan makanan dan Rp 831.974 untuk kebutuhan bukan makanan. 

Dengan demikian, kelompok bukan makanan menyumbang sekitar 50,20% dari total pengeluaran, sementara makanan sebesar 49,80%. 

Pengeluaran untuk pajak, pungutan, dan asuransi sendiri menjadi salah satu komponen dalam kelompok pengeluaran bukan makanan. 

Secara rinci, rata-rata pengeluaran penduduk Indonesia untuk pajak, pungutan, dan asuransi terus meningkat dalam lima tahun terakhir. Pada Maret 2022, pengeluaran untuk pos tersebut tercatat sebesar Rp 52.514 per kapita per bulan.

Angka tersebut kemudian naik menjadi Rp 58.117 pada Maret 2023, lalu kembali meningkat menjadi Rp 60.362 pada Maret 2024. Pada Maret 2025, pengeluaran untuk pajak, pungutan, dan asuransi mencapai Rp 64.711 per kapita per bulan.

Selanjutnya, pada Maret 2026, rata-rata pengeluaran tersebut kembali meningkat menjadi Rp 68.869 per kapita per bulan. Dengan demikian, dibandingkan Maret 2025, terjadi kenaikan sebesar Rp 4.158 atau sekitar 6,4%. 

Jika dibandingkan dengan Maret 2022, pengeluaran untuk pos ini telah meningkat Rp 16.355 per kapita per bulan, dari Rp 52.514 menjadi Rp 68.869. 

Baca Juga: Komisi III DPR Gandeng Akademisi UGM-Unair Bahas Perlindungan Hak RUU Perampasan Aset

Selain komponen tersebut, pengeluaran terbesar berasal dari perumahan dan fasilitas rumah tangga yang mencapai Rp 424.251 per kapita per bulan, disusul aneka barang dan jasa sebesar Rp 208.038. 

Sementara itu, pengeluaran untuk pakaian, alas kaki, dan tutup kepala tercatat Rp 39.908 per kapita per bulan. Pengeluaran barang tahan lama mencapai Rp 63.462, sedangkan keperluan pesta, upacara, atau kenduri sebesar Rp 27.444. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×