kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

BPS: Curah Hujan yang Tinggi Bisa Mengancam Musim Panen Raya


Rabu, 01 Maret 2023 / 13:28 WIB
ILUSTRASI. Musim panen


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Musim panen raya yang yang dimulai pada akhir Februari hingga Maret 2023 terancam gagal lantaran curah hujan terus terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, sehingga memicu terjadinya banjir.

Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS)  mengatakan, berdasarkan data BMKG, cuaca ekstrem yang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia terjadi dengan curah tinggi melampaui 50 mm per hari (hujan lebat) pada minggu terakhir Februari 2023.

“Minggu terakhir Februari kita masuk masa panen dan akan berlangsung hingga Maret ini akan tetapi pada saat yang sama curah hujan masih tinggi di sebagian besar wilayah Indonesia,” tutur Pudji saat menyampaikan rilis BPS, Rabu (1/3).

Baca Juga: Ini Sejumlah Komponen yang Mendorong Inflasi pada Februari 2023

Menurutnya, berdasarkan pengalaman yang lalu, cuaca ekstrem seperti hujan dapat mempengaruhi terhadap masa panen. Ini terjadi karena sawah terendam air hujan, sehingga petani tidak bisa memanen sawahnya karena banjir.

BPS juga mencatat terjadi bencana banjir di beberapa wilayah Indonesia yang akhirnya meredam sawah, seperti di Mojokerto, Bontang, Sumbawa, Bontang dan beberapa wilayah lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×