kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.014   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.234   -1,83   -0,03%
  • KOMPAS100 819   2,59   0,32%
  • LQ45 623   1,99   0,32%
  • ISSI 216   0,76   0,35%
  • IDX30 350   -0,02   -0,01%
  • IDXHIDIV20 430   -0,44   -0,10%
  • IDX80 94   0,37   0,39%
  • IDXV30 119   1,16   0,99%
  • IDXQ30 112   -0,02   -0,02%

BPS Catat Impor Pada Juni 2026 Meningkat 3,27% Menjadi US$ 25,91 Miliar


Senin, 03 Agustus 2026 / 11:58 WIB
BPS Catat Impor Pada Juni 2026 Meningkat 3,27% Menjadi US$ 25,91 Miliar
ILUSTRASI. BPS mencatat, kinerja impor Indonesia pada Juni 2026 mencapai US$ 25,91 miliar, atau naik 34,27% secara tahunan. (NULL/NULL)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kinerja impor Indonesia pada Juni 2026 mencapai US$ 25,91 miliar, atau naik 34,27% year on year (yoy) atau bila dibandingkan periode sama tahun lalu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan, peningkatan kinerja impor tersebut didorong baik oleh impor minyak dan gas (migas) dan non migas.

Untuk impor migas tercatat sebesar US$ 4,56 miliar atau naik 105,15% yoy, sedangkan impor non migas tercatat sebesar US$ 21,35 miliar atau naik 25,05% yoy.

Baca Juga: BPS Catat Ekspor pada Juni 2026 Naik 8,84% Menjadi US$ 25,46 Miliar

“Total nilai impor mengalami peningkatan secara tahunan utamanya didorong oleh peningkatan impor non migas dengan andil peningkatan 22,17%,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Senin (3/8/2026).

Adapun secara kumulatif, kinerja impor dari Januari hingga Juni 2026 mencapai US$ 137,24 miliar atau naik 18,69% yoy. Kinerja impor migas tercatat sebesar US$ 22 miliar atau naik 38,71% yoy, dan impor non migas sebesar 15,50% yoy.

Kinerja impor secara kumulatif meningkat dengan andil utamanya adalah impor bahan baku penolong dengan andil sebesar 13,15% atau mencapai US$ 97,95 miliar dan meningkat 18,38% yoy.

Baca Juga: Ekonom: Kenaikan PMI Manufaktur Belum Cerminkan Pemulihan Industri yang Kuat

Kemudian disumbang juga oleh impor barang modal US$ 27,36 miliar atau naik 20,50%, dan impor konsumsi mencapai US$ 11,93 miliar  atau naik 17,13% yoy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×