kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BPK jadi ketua pokja audit lingkungan dunia


Jumat, 25 Oktober 2013 / 19:53 WIB
ILUSTRASI. Kenali Tanda-Tanda Kucing Peliharaan yang Menderita Cacingan


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Kongres ke-21 Supreme Audit seluruh dunia (INCOSAI) menunjuk BPK RI sebagai ketua kelompok kerja audit lingkungan se-dunia (Working Group on Environment Auditing-WGEA).

Indonesia menggantikan Estonia dalam kepemimpinan WGEA. Hal itu ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Alaan Karis, Ketua SAI Estonia dan Hadi Purnomo Ketua BPK RI di China National Convention Center (CNCC), 25-10-2013.

Ali Masykur Musa, Chair Person WGEA, Indonesia adalah negara Asia pertama dari tiga negara sebelumnya yaitu Belanda, Kanada dan Estonia yang memimpin organisasi ini. Hal itu merupakan penghargaan internasional, serta bentuk tanggung jawab Indonesia terhadap lingkungan hidup dunia.

"Hampir di seluruh belahan dunia akhir-akhir ini mengalami perubahan iklim, sehingga bencana alam, banjir, dan gempa bumi terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa penyelamatan lingkungan hidup merupakan keniscayaan apabila warga dunia menghendaki tatanan dan ekosistem terjaga dengan baik," ujar Ali Masykur.

Bagi Indonesia, apabila deforestasi yang setiap tahunnya mencapai 125.000 hektar tidak dapat dikendalikan, maka ekosistem Indonesia akan rusak. Akibatnya, ketahanan pangan Indonesia tidak dapat tercapai,

"Sebuah ironi apabila Indonesia sebagai negara agraris menjadi pengimport pangan seperti yang terjadi sekarang ini," lanjut Ali Masykur. (Taufik H Mihardja/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×