kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BPH Migas usul subsidi tetap Rp 2.000 per liter


Rabu, 17 Desember 2014 / 12:52 WIB
ILUSTRASI. Film bioskop baru Indiana Jones


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Mekanisme subsidi tetap (fixed subsidy) tengah dikaji oleh pemerintah. Mengenai berapa besarannya, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan antara Rp 1.500 sampai Rp 2.000 per liter. 

"Antara Rp 1.500 sampai Rp 2.000 per liter," ucap Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng, ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (17/12). 

Andy menuturkan, saat ini pemerintah utamanya Kementerian Keuangan masih mengkaji mekanisme subsidi. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil menuturkan ada tiga opsi yang akan diambil pemerintah mengenai kebijakan subsidi BBM, dimana salah satunya adalah subsidi tetap. 

Sementara itu, dengan kenaikan harga BBM bersubsidi 18 November 2014 lalu, Andy melaporkan kuota subsidi BBM belum tentu melampaui 46 juta koliliter. "Ada harga minyak turun, ada nelayan di atas 30 Gross Tone juga sudah enggak boleh. Enggak (jebol)," kata dia. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×