kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bos Pertamina diduga diperas oleh anggota DPR


Senin, 08 September 2014 / 15:15 WIB
ILUSTRASI. simak cara bayar tagihan listrik bulanan dan beli pulsa token listrik melalui Livin’ Mandiri


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Komisaris Utama PT Pertamina Umar Said mengungkapkan tekanan politik dari DPR selalu menyambut perusahaan BUMN besar seperti Pertamina. Umar pun mengungkapkan ada potensi pemerasan yang dilakukan anggota DPR kepada Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan. 

"Oh iya itu (ada pemerasan)," ujar Umar Said di Jakarta, Senin (8/9/2014). Umar memaparkan pemanggilan direksi Pertamina ke DPR adalah hal yang aneh. Pasalnya kebijakan migas di dalam negeri bukan urusan Pertamina, melainkan pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Ini kan bukan urusan Pertamina, ini urusannya pemerintah, yang dipanggil pemerintah dong," ungkap Umar.

Umar menambahkan DPR sebagai lembaga politik, seharusnya memanggil lembaga politiknya. Karena peran Pertamina sebagai perusahaan BUMN adalah lembaga bisnis. "Panggil Pertamina Jadi nggak nyambung," papar Umar. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×