kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.874   -61,00   -0,34%
  • IDX 5.845   -51,63   -0,88%
  • KOMPAS100 757   -7,45   -0,97%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,63   -0,31%
  • IDX30 328   -3,82   -1,15%
  • IDXHIDIV20 403   -4,55   -1,12%
  • IDX80 86   -0,82   -0,95%
  • IDXV30 109   -0,68   -0,62%
  • IDXQ30 105   -1,25   -1,17%

Bos Pertamina diduga diperas oleh anggota DPR


Senin, 08 September 2014 / 15:15 WIB
ILUSTRASI. simak cara bayar tagihan listrik bulanan dan beli pulsa token listrik melalui Livin’ Mandiri


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Komisaris Utama PT Pertamina Umar Said mengungkapkan tekanan politik dari DPR selalu menyambut perusahaan BUMN besar seperti Pertamina. Umar pun mengungkapkan ada potensi pemerasan yang dilakukan anggota DPR kepada Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan. 

"Oh iya itu (ada pemerasan)," ujar Umar Said di Jakarta, Senin (8/9/2014). Umar memaparkan pemanggilan direksi Pertamina ke DPR adalah hal yang aneh. Pasalnya kebijakan migas di dalam negeri bukan urusan Pertamina, melainkan pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Ini kan bukan urusan Pertamina, ini urusannya pemerintah, yang dipanggil pemerintah dong," ungkap Umar.

Umar menambahkan DPR sebagai lembaga politik, seharusnya memanggil lembaga politiknya. Karena peran Pertamina sebagai perusahaan BUMN adalah lembaga bisnis. "Panggil Pertamina Jadi nggak nyambung," papar Umar. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×