Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Penyaluran BLT Kesra 2025 kini didukung sistem digital yang membuat proses pencairan lebih teratur dan mengurangi antrean di titik layanan.
Mekanisme ini berjalan bersamaan dengan kemudahan pengecekan status penerima melalui saluran resmi Kemensos, sehingga keluarga penerima manfaat dapat memastikan hak bantuannya secara mandiri.
Pemerintah menargetkan distribusi yang lebih cepat dan merata melalui integrasi layanan bank dan jaringan kantor pos.
Cara cek dan mekanisme pencairan
Untuk mengecek status penerima, masyarakat bisa mengandalkan aplikasi Cek Bansos dan laman resmi.
Cek melalui aplikasi Cek Bansos dapat dilakukan dengan langkah berikut:
- Buka aplikasi Cek Bansos
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Tentukan provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, dan kelurahan
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik captcha dan tekan “Cari Data”.
Baca Juga: Banyak Ruas Tol Sepi, BPJT Tegaskan Diskon Tarif Bukan Solusi Efektif
Selain itu, dapat mengecek penerima lewat cara berikut:
- Akses https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah domisili
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi captcha
- Klik “Cari Data”.
- Status penerimaan didasarkan pada data BPNT atau PKH dalam desil 1–4 DTSEN.
Mekanisme pencairan BLT Kesra 2025:
BLT Kesra dicairkan satu kali sebesar Rp 900.000 (akumulasi Oktober–Desember 2025).
Penyaluran dilakukan melalui:
- Bank Himbara menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
- Kantor pos Indonesia untuk KPM non-bank.
Jumlah penerima:
- 18,3 juta KPM melalui Bank Himbara.
- 17,2 juta KPM melalui jaringan kantor pos.
Baca Juga: Strategi Pajak 2025: Mengoptimalkan Kontribusi Freelancer Digital













