kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Blitz Megaplex dukung langkah KPPU memonitor dugaan monopoli distribusi film


Minggu, 03 Juli 2011 / 19:44 WIB
ILUSTRASI. Sebuah pesawat udara terbang di atas Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (10/2/2020). Cuaca besok di Jawa dan Bali: Bandung hujan, Surabaya Cerah.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Langkah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang kini tengah memonitor adanya dugaan monopoli distribusi film di Indonesia mendapat dukungan dari Blitz Megaplex.

"Saya setuju dengan langkah KPPU yang memonitor dugaan adanya integrasi vertikal tersebut," ujar David Hilman Presiden Direktur Blitz Megaplez dalam pesan singkatnya, hari ini (3/7).

David menyatakan bahwa jika memang dugaan itu ditemukan maka hal tersebut dapat mengancam industri bioskop dan perfilman secara umum. "Industri ini akan tumbuh tidak sehat dan sulit berkembang," imbuhnya.

Ia pun mengaku siap jika sewaktu-waktu KPPU meminta data dan keterangan dari perusahaannya, karena menurutnya dugaan yang sedang diselidiki KPPU tersebut tak menimpa perusahaanya.

Sebelumnya, KPPU dikabarkan melakukan inisiatif untuk monitoring dugaan monopoli distribusi film, fokus dan perhatian KPPU dalam proses monitoring ini adalah semua pelaku usaha, baik bioskop maupun importir film.

Sekadar informasi, pada 2009, Blitz Megaplex melaporkan PT Nusantara Sejahtera Raya selaku pengelola Grup 21 Cineplex ke KPPU sebagai terlapor terkait dugaan kasus dominasi distribusi film nasional, namun dugaan itu tak terbukti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×