kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BKPM: Otomotif dan manufaktur tumbuh 7 kali lipat


Kamis, 09 Oktober 2014 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah ceri untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar mengungkapkan, pertumbuhan investasi di Indonesia dalam lima tahun terakhir sangat pesat. Yang paling mengalami pertumbuhan terbesar diantaranya investasi manufaktur dan otomotif.

Investasi di kedua sektor ini dalam lima tahun terakhir atau dalam kurun waktu tahun 2009-2014 telah tumbuh hingga 7 kali lipat. "Bahkan, tujuh tahun lalu 55% dari total investasi berada di sektor pertambangan dan perkebunan," ujar Mahendra, Kamis (9/10) di Jakarta.

Dengan realita ini, Mahendra mengaku optimistis investasi yang akan masuk ke Indonesia di masa yang akan datang makin besar. Meskipun memang masih banyak hambatan yang harus diselesaikan pemerintah, terutama pemerintah terpilih nanti.

Untuk tahun 2014, Mahendar juga bilang dirinya masih optimistis, pertumbuhan investasi yang masuk sebesar 15%. Sementara untuk tahun depan, Mahendra memberi catatan pemerintah harus mendorong nilai tambah Industri nasional, agar lebih banyak lagi yang melirik.

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga menjadi hal yang tidak bisa ditawar jika ingin investasi tumbuh lebih tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×